Seleksi Bawaslu Gorontalo, 55 Orang Tak Ikut Ujian

 

SUASANA ujian tertulis berbasis sistem komputer CAT, yang diikuti 45 pesrta. (foto : Istimewa)

 

 

 

RadarGorontalo.Com – Dari total 100 orang yang telah mengambil formulir pendaftaran calon Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, hanya 45 orang saja yang mengikuti ujian tertulis yang berbasis komputer sistem Computer Assisted Test (CAT).

Ketua tim seleksi Bawaslu Provinsi Gorontalo Zamroni Abdussamad, mengatakan sebelumnya telah diumumkan ada 48 orang yang mengikuti ujian, namun dalam pelaksanaan ujian Rabu, (9/8) kemarin hanya 45 orang yang hadir.

Sementara 3 diantaranya tidak ikut ujian tanpa memberikan alasan. “Jumlah keseluruhan yang telah mengambil formulir dan telah mendaftar sebanyak 100 orang, dan yang lulus berkas ada 48 orang. Pada tahap selanjutnya 48 orang ini akan mengikuti ujian tertulis, namun hanya 45 orang saja yang ikut ujian,’ timpalnya.

Dijelaskannya, metode pelaksanaan ujian berbasis komputer CAT ini, baru pertama kali di gunakan Bawaslu Gorontalo. Dalam penerapannya, juga tidak ada masalah dan semua berjalan lancar sesuai dengan harapan kita. “Meskipun sistem ini baru pertama kali dilaksanakan, namu tidak ada hambatan dari peserta,” ketusnya.

Lebih lanjut kata Zamroni, setelah ujian tertulis ini, kemudian dilanjutkan dengan tes kejiwaan dan kesehatan jasmani, yang akan dilaksanakan sema dua hari di Polda Gorontalo.

“Nanti nilai hasil tes tertulis, kejiwaan dan kesehatan, akan diakumulasi dan akan diumumkan tanggal 14 Agustus mendatang,” ujarnya sembari menambahkan, selanjutnya masih ada tes kesehatan dan psikologi tanggal 16 dan 18 Agustus.

Kemudian pada tanggal 20 dan 21 Agustus, peserta dalam tahap tes wawancara, yang kemudian pada tanggal 22 Agustus akan diumukan hasilnya, yang akan menyisakan enam orang calon.

“ke enam orang sisa hasil tahapan seleksi, nantinya akan mengikuti fit and propertes di Bawaslu RI, untuk mencari tiga orang, untuk ditetapkan sebagai anggota Bawaslu periode berikutnya. Dan kita juga akan targetkan awal bulan depan semua tahapan sudah selesai,” urainya.

Sementara itu, proses ujian tertulis yang diikuti 45 calon anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, ditinjau langsung oleh Komisi II DPR RI Zainudin Amali. Seperti biasa, kapasitas Komisi II DPR RI untuk meninjau pelaksanaan ujian tersebut, karena KPU dan Bawaslu merupakan mitra kerja Komisi II DPR RI. Ditegaskan Zainudin, pelaksanaan ujian tertulis yang berbasis komputer ini, tidak bisa lagi dikelabui.”Besar harapan saya, jika sudah terpilih nanti agar bisa menjaga integritas dan independensi komisioner demi demokrasi yang bersih,” harapnya. (Hel)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *