Satu Warga Kota Gorontalo, Dicurigai terinfeksi Anthrax

ilustrasi
ilustrasi

GORONTALO (RadarGorontalo.com) – Yang kerap menjadi perbincangan, kini mulai muncul dipermukaan. Penyakit yang ditakutkan bisa menular pada manusia, kini dicurigai telah terinfeksi kepada salah seorang warga di Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah. Hal ini dijelaskan langsung Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Gorontalo, dr. Yana Suleman.

Dirinya menyampaikan bahwa, di Kota Gorontalo sudah di temukan satu kasus suspek atau dicurigai terinfeksi anthrax pada warga Kelurahan Paguyaman. Pihanya kini bersama tim survailans epidemiologi Dikes Kota Gorontalo dan Puskesmas Kota Tengah, sudah melakukan investigasi dan melakukan pengambilan specimen darah penderita. “Spesimen ini sudah di kirim ke Laboratorium Kesehatan di Bandung. Jadi kita sementara menunggu hasilnya untuk memastikan apakah merupakan kasus anthrax atau bukan,” tandasnya.

Lebih lanjut, dr. Yana menyampaikan bahwa, sebagai antisipasi dari adanya kasus dicurigai anthrax di Kota Gorontalo, kepada suluruh Puskesmas di Kota Gorontalo, agar lebih intens lagi dalam menyampaikan Sistem Kewaspadaan Dini (SKD) kepada masyarakat. “SKD merupakan deteksi dini penemuan kasus dan sistem yang melaporkan semua kasus potensial kondisi luar biasa (KLB) melalui sistem pelaporan survailans 1 x 24 jam, sehingga dapat dengan segera dilakukan tindakan-tindakan antisipasi penyebaran kasus,” terang dr. Yana.

Antraks merupakan penyakit hewan yang dapat menular pada manusia dan bersifat akut. Penyebabnya adalah bakteri Bacillus anthracis yang memiliki sifat aerob atau membutuhkan oksigen, dan di alam bebas akan membentuk spora yang dapat bertahan hidup hingga puluhan tahun, serta dapat menjadi sumber penularan pada hewan dan manusia. (rg-63)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.