Satu Periode 10 Tahun Sangat Pas, Fraksi Istimewa Harus Ada di DPR

Ilust by Anwart

RadarGorontalo.com – Dulu ada Fraksi ABRI, mereka hadir di DPR tidak melalui Pileg, maka kalangan ulama bisa saja masuk ke DPR tanpa melalui Pileg. Gagasan ini mendapat sambutan positif dari dari berbagai kalangan.

Marten Taha sangat mendukung para ulama ini. Menurut dia, ulama-ulama memang harus hadir di DPR. Tetapi mereka tidak boleh dijerumuskan dalam kubangan politik.

Begitu kata mantan Ketua Deprov Gorontalo Marten Taha. Para pemuka agama ini tak boleh ada dalam partai supaya tidak menurunkan derajat keulamaan mereka.

Hanya saja kata mantan ketua KAHMI ini, kehadiran para ulama di DPR sangat penting. Asalkan mereka bukan kader partai. Mereka harus independen, supaya kehadiran mereka di DPR akan sangat berarti.

Fatwa-fatwa mereka akan didengar oleh teman-teman di DPR maupun pemerintah. Tetapi kalau lewat partai maka mereka akan kehilangan arti. Para ulama selalu bicara keadilan dan kebenaran.

Walikota Gorontalo ini mengaku sangat setuju kalau kehadiran para ulama di DPR tidak melalui partai dan tidak melalui Pileg. Mereka diberi keistimewaan. Fraksi Istimewa ini perlu diperjuangkan.

Sementara soal masa jabatan Presiden dan Kepala Daerah 10 tahun, Marten Taha sangat setuju, dengan waktu 10 tahun, maka para Kepala Darah akan sangat leluasa menjalankan visi misinya Kerja-kerja kita akan tuntas,” katanya.

Marten juga mengatakan, kalau 10 tahun, maka akan terjadi evisiensi dalam penganggaran, demikian pula dengan para Kepala Daerah, kalau masa tugasnya 10 tahun, maka mereka tidak berpikir bagaimana mengumpul dana untuk persiapan menghadapi periode kedua.

Artinya selama 10 tahun mereka fokus pada program programnya. Senada dengan Marten, Wakil Ketua Deprov, La Ode Haimudin sangat setuju kala masa jabatan Presiden dan Kepala Daerah langsung 10 tahun, tetapi hanya 1 periode saja.

Sebab evaluasi kenerja rata rata tidak cukup hanya 5 tahun. Demikian pula anggota DPR, DPRD DPR RI dan DPD RI juga 10 tahun dan pola perencanaan jangka menengahnya bukan 5 tahun lagi tapi 10 tahun. (rg-51)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.