Satu Berhasil Diciduk, Bandar Narkoba di Tengah Pengungsi

Para tersangka narkoba yang ditahan Ditresnarkoba Polda Gorontalo

RadarGorontalo.com– Ikut mengungsi ke Gorontalo pasca bencana alam meluluh lantak Kota Palu, seorang perempuan berinsial HM alias Ima, diciduk Ditresnarkoba Polda Gorontalo,Selasa (16/10) pekan kemarin.

Perempuan yang sudah janda itu, diketahui sebagai salah satu bandar narkoba di daerah asalnya Palu. Selain Ima, ikut diamankan juga 5 tersangka lainnya bersama barang bukti paket narkoba jenis sabu. Terbongkarnya keberadaan Ima, berawal dari penangkapan dua tersangka pembeli yakni ID alias DIM dan AS alias RIN di Desa Tanjung Karang Gorontalo Utara.

Dari dua orang ini, petugas menyita empat plastik berisi sabu, dimana dari pengakuan tersangka, barang haram itu dijual Rp. 2 juta / gram.  Singkat cerita, dari dua tersangka ini, polisi berhasil mengendus keberadaan tersangka lainnya yakni SA alias Pon, AB alias Lin, HM alias Oil dan HL alias Ima yang belakangan diketahui sebagai resdivis kasus narkoba, sekaligus bandar.

Panit Subdit Direktorat Narkoba Polda Gorontalo, Ipda Mohamad Adam dalam konfrensi persnya, Selasa (23/10) kemarin memastikan, keenam tersangka itu positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine. Dan barang bukti yang berhasil disita polisi saat penangkapan.

Diantaranya, empat sachet narkoba jenis sabu-sabu, uang Rp 5,6 juta dan tiga buah telepon genggam. “Tersangka ini disangka melanggar Pasal 114 Ayat (1) Sub Pasal 112 Ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009. Tentang narkotika, dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana kurungan badan paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun,” ujarnya.

Sementara itu, terkait Ima yang bandar narkoba, dari pengakuannya diketahui kalau HL alias Ima, pernah ditahan untuk kasus yang sama di 2014 silam. Ima sendiri aslinya adalah warga Gentuma, Kabupaten Gorut yang sudah tinggal menetap di Palu. Saat musibah melanda kota itu, Ima mengungsi ke Gorontalo dan mengedarkan barang haram itu di daerah ini.

Pemkot Siap Data Kembali Pengungsi

Ditangkapnya HL alias Ima bandar narkoba asal Palu, menguatkan dugaan adanya penjahat ditengah-tengah pengungsi asal Palu, Sigi dan Donggala yang masuk ke Gorontalo. Polisi pun mengajak pemerintah daerah untuk ikut terlibat menseriusi masalah tersebut.

Menanggapi adanya informasi itu, Walikota Marten Taha menuturkan, pihaknya berterima kasih dan mengatakan informasi itu sangat penting untuk ditindak lanjuti. “Sikap waspada itu wajib untuk dikedepankan, demi kebaikan bersama. Memang untuk pengungsi korban bencana, telah kami lakukan pendataan awal secara selektif.

Karena mengingat tidak sedikit narapidana dan tahapan yang kabur dari Lapas Sulteng. Nah, berkaitan dengan ini, kami akan kembali melakukan pendataan terhadap pengungsi korban bencana, dengan menggandeng aparat kepolisian dan BNN,” jelas Marten, saat dihubungi terpisah melalui selular Selasa malam.

Sebelumnya Panit Subdit Ditnarkoba Polda Gorontalo Ipda Mohamad Adam menuturkan, dugaan ini bisa dijadikan bahan bagi Pemda, untuk membantu kerja aparat kepolisian. “Semua kemungkinan dan dugaan itu, bisa saja terjadi. Yakni masih ada oknum-oknum bandar lain, diantara pengungsi.

Namun maaf, kami belum bisa memastikannya. Hanya saja, jika pemerintah daerah atau masyarakat mendapatkan informasi serupa, segera melapor ke Mapolda Gorontalo, atau Kantor Kepolisian terdekat,” terang Ipda Mohamad Adam. Dikatakannya, penangkapan enam tersangka narkoba belum lama ini, total sudah 22 tahanan narkoba yang ditahan di Polda.

Secara rinci, ada 17 tersangka yang ditahan, satu diantaranya, tersangka dugaan kasus pidana umum, sedangkan sisanya 16 orang kasus narkoba. Dan sebagian dari 16 tersangka ini, sedang menjalani proses P21 atau proses penyidikan terhadap tersangka, sudah lengkap dilakukan petugas Direktorat Narkoba Polda Gorontalo.

Demikian kata Ipda Mohamad Adam, ketika ditemui usai mengikuti konferensi pers dengan awak media. “Ada beberapa yang sudah P21, dan tinggal menunggu koordinasi. Ada juga yang sudah tahap dua, dan lainnya masih proses. (rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.