‘Sadia Peluru Banyak’, Hari ‘H’ Pilkada 2018 Usai Lebaran

pilkada serentak 2018

RadarGorontalo.com – Hari ‘H’ pencoblosan di gelaran Pemilukada Serentak se Indonesia untuk tahap ketiga, pada tahun 2018, akan digelar pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Tidak terkecuali untuk Pilkada Walikota (Pilwako) Gorontalo dan Pilkada Gorontalo Utara (Gorut), yang masuk dalam rangkaian Pemilukada Serentak di Indonesia, pada tahun Anjing Bumi di penanggalan tahun China tersebut.

Itu berarti, tahapan sebelumnya, seperti masa kampanye, akan terjadi disaat bulan suci Ramadhan, hingga lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah nanti. Tidak heran, dengan adanya penjadwalan dari KPU seperti ini, langsung menuai spekulasi bernada canda di sejumlah kalangan. Dimana, menurut mereka, dengan masa penjadwalan Pilkada Serentak di 2018, yang hari ‘H’ pencoblosan setelah Idul Fitri, mau tidak mau, akan menguras cost politic atau biaya politik yang lebih tinggi dari hari-hari biasa. Terlebih, bila masa kampanye disaat bulan Ramadhan. “Belum lagi, harus memberi zakat menjelang Idul Fitri, dan sebagainya. Waduh, harus sadia peluru (uang) banyak ini, setiap pasangan calon dan tim sukses,” demikian seloroh mereka.

Menyikapi penjadwalan yang dilakukan KPU terkait hari ‘H’ pencoblosan Pilkada Serentak 2018 seusai Idul Fitri di tahun mendatang, Ketua KPU Provinsi Gorontalo, M. Tuli dan jajaran komisioner keanggotaannya, saat dikonfirmasi RADAR, menjelaskan bahwa KPU di setiap kali membuat penjadwalan untuk tahapan Pilkada itu, telah mempertimbangkan dan memperhitungkan segala sesuatunya. “Dari informasi yang kami terima di KPU Pusat, itu untuk Pilkada Serentak di 2018 akan digelar hari ‘H’ pencoblosannya pada tanggal 27 Juni 2018, atau setelah Idul Fitri tahun depan. Dan, disetiap penjadwalan tahapan Pilkada yang dilakukan oleh KPU, tidak ada yang namanya unsur kesengajaan, menyangkut moment-moment hari-hari tertentu. Segalanya, telah dipertimbangkan dan diperhitungkan dengan cermat, sebelum diputuskan tahapan demi tahapan yang akan dilakukan,” demikian, jelas M. Tuli didampingi anggota KPU Provinsi Gorontalo lainnya, Ahmad Abdullah. (rg-28)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.