Rusli Tegaskan Bantuan Jangan Diperjualbelikan

Gubernur Rusli Habibie didampingi Ketua TP PKK Idah Syahidah, bersama sejumlah abang bentor yang menerima ikan gratis dari pemprov sebagai bagian dari kampanye gemar makan ikan

RadarGorontalo.com – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta kepada penerima bantuan untuk tidak memperjualbelikan bantuan dari pemerintah.

Hal ini ditegaskan Gubernur saat memberikan arahan pada temu lapang dan pembinaan KUB yang dirangkaikan dengan bakti sosial NKRI Peduli di Desa Tamboo, Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (7/11) sore.

“Bantuan yang diserahkan oleh pemerintah itu sepenuhnya untuk membantu warga kurang mampu. Bantuan itu harus dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan usaha, bukan sebaliknya justru dijual ke orang lain,” tegas Rusli.

Dikatakan, bantuan dari pemerintah yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu sepenuhnya diberikan tanpa dipungut biaya sepeserpun. “Bantuan itu kami serahkan kepada warga kurang mampu secara gratis, tidak ada pungutan sama sekali.

Jika ada oknum yang meminta minta pungutan kepada penerima bantuan, tolong laporkan kepada saya,” ujar Rusli. Sementara itu untuk memastikan penerima bantuan agar tepat sasaran, Pemprov Gorontalo menurunkan tim untuk melakukan verifikasi.

Rusli menjelaskan, hal itu dilakukan karena selama ini masih banyak laporan dari warga yang telah didata, tetapi pada saat penyerahan bantuan, justru orang lain yang menerimanya.

“Bukannya kami tidak percaya kepada pemerintah desa, tetapi kami masih menemukan ada yang rumahnya bagus dan menerima bantuan dari pemerintah. Ada orang tuanya guru, anaknya menerima bantuan.

Jika kita temukan yang demikian, saya sudah perintahkan untuk dicoret dan bantuannya ditarik,” tutupnya. Pada kesempatan itu Gubernur Rusli Habibie yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah, menyalurkan bantuan senilai Rp2,8 miliar. (RG-25)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *