Rilis Survei Terlalu Dini, Guru Besar UNG Kecewa

RadarGorontalo.com – Guru Besar UNG Prof. DR. H. Sarson W.DJ. Pomalato, M.Pd, menyesal bahkan kecewa dengan rilis hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Kajian Politik Opini Publik (PKPOP) Universita Negeri Gorontalo (UNG), yang disebutnya sudah masuk ranah politik praktis. “Saya agak menyesalkan pihak pusat kajian politik opini publik UNG telah membawa marwah UNG ke politik praktis. Sehingga sebagai Guru Besar, saya harap UNG tidak alergi dengan politik, tapi lebih berbasis pada pendidikan politik, yakni mencerdaskan anak bangsa dalam berpolitik. Bukan dalam hal survei mengsurvei. Karena menurut pemahaman saya, itu sudah ranah politik praktis,” ungkap Direktur Pasca Sarjana UNG ini, ketika ditemui Radar Gorontalo, Rabu (04/01), diruang kerjanya.

Prof. Sarson menambahkan, akibat dari hal ini UNG dicurigai telah melakukan riset pesanan. Dan bisa terjadi seperti itu, walaupun pihaknya belum tahu akan kebenaran dari tujuan riset tersebut. Namun asumsi masyarakat yang berbeda dengan pendapat pihaknya, secara tidak langsung mempertanyakan status UNG yang terlibat dalam hasil survei. “Jika PKPOP ini melakukan riset tentang bagaiaman kapsitas masing-masing pasangan calon, kemudian diuraikan dalam bentuk ilmia, itu baru saya akui hebat. Bahkan kalau perlu si peneliti ini mencari apa sebenarnya tujuan visi misi masing-masing pasangan calon di Pilgub, yang kemudiannya ditutup dengan memberikan masukan soal apa yang masih perlu ditambahkan dalam visi misi masing-masing pasangan calon,” jelas Prof Sarson.

Menurutnya, semua lembaga survei secara keseluruhan belum dapat memastikan siapa yang menjadi pemenang, tapi konteksnya masih berandai-andai. “Saya ingatkan lagi, agar UNG tidak terseret-seret dalam pergerakan politik di Gorontalo, apalagi dalam mengadapi pemilu. Meski hal ini yang dilakukan PKPOP. Saya pikir beberpa Perguruntan Tinggi lain tidak terlibat dalam hal-hal seperti ini, yakni politik praktis. Agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi, persoalan ini akan saya angkat dirapat Rektorat UNG,” pungkasnya. (rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.