Ramadhan dan Tradisi Koko’o

Nampak ribuan masyarakat Kelurahan Talumolo melaksanakan kegiatan ketuk sahur.

RadarGorontalo.com – Ada-ada saja cara masyarakat Gorontalo, menyambut bulan Ramadhan. Mulai tradisi mandi safar, ba coho alias keramas menggunakan parutan kelapa, hingga berkeliling membangunkan orang sahur. Seperti yang dilakukan warga Kelurahan Talumolo Kota Gorontalo yang berkeliling dengan alat musik dari bambu yang dibunyikan sepanjang jalan untuk membangunkan orang sahur.

Sabtu (27/05) dini hari di awal Bulan Ramadhan, ribuan masyarakat Kelurahan Talumulo Kota Gorontalo memadati Jalan Nani Wartabone, tepatnya di depan Rumah Dinas (Rudis) Walikota Gorontalo. Dengan dilengkapi pentungan terbuat dari bambu, mereka menyebutnya itu adalah tradisi untuk membangkitkan kembali jiwa budaya Gorontalo. Yang dikala itu menggunakan pentungan, untuk membangunkan masyarakat supaya bisa menjalani ibadah puasa. Jumlah mereka sekita ribuan orang, beranjak dari depan rudis walikota gorontalo hingga ujung perbatasan Talomolo. Masyarakat baik yang muda, tua hingga bocah tersebut memainkan pentungan mereka, dengan iringan lagu religi yang bersumber dari sound sistem.

Kata Aan koodinator ketuk sahur itu, aksi ketuk sahur yang disebut Koko’o dalam bahasa Gorontalo ini, akan dilakukannya bersama masyarakat sampai tiba malam lebaran nanti. Dan menurutnya, tradisi seperti ini patut untuk terus dikembangkan, dan dipertahankan. Sebab, ini merupakan jati diri dari orang Gorontalo yang sejak dulu. “Tujuan kami hanya melestarikan budaya Gorontalo, serta untuk membangunkan masyarakat supaya bisa menjalani ibada puasa,” ujar Aan.

Senada ditambahkan Elnino Mohi yang turut andil dalam aksi itu, bahwa kegiatan tersebut merupaka hal yang positif. Dan sebagai masyarakat Gorontalo, dirinya bangga dengan kreatifitas masyarakat khususnya muda mudi Kelurahan Talumolo. “Ini sangat baik tentunya. Dari pada mereka ugal-ugalan dengan kendaraan motor. Lebih baik mereka menggelar kegiatan sepeti ini yang manfaatnya baik untuk masyarakat,” ungkap Ka’Nino sapaan akrabnya.(rg-62)

Berita Terkait

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *