PT SMF Menangkan Gugatan Konsumen di PN Gorontalo

RadarGorontalo.com – PT PT Smart Multi Finance akhirya bisa bernafas lega setelah, gugatan yang diajukan oleh konsumennya, ditolak oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Gorontalo.

Ini setelah terbitnya salinan putusan perkara perdata no 61/PDT.G/2018/PN.Gto antara Harinyato Ismail sebagai penggugat lawan perusahaan pembiayaan konsumen PT SMF sebagai tergugat.

Branch Manager PT SMF Reflin Hasan menyampaikan bahwa dengan putusan ini membuktikan secara institusi Usaha Pembiayaan yang dilakukan oleh PT SMF sudah berdasarkan ketentuan Undang-undang atau regulasi yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Dimana SMF dalam menjalankan usahanya selalu tunduk dan sesuai ketentuan OJK dan perundangan yang berlaku, kata Refli. Dia menambahkan bahwa konsumen atas nama Hari menggugat dengan dalil, SMF telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan melanggar ketentuan dalam UU No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan.

Padahal sesuai fakta persidangan, penggugat telah menyatakan sah dan mengikat perjanjian dengan pembiayaan SMF tertanggal 27 April 2018. Menyatakan tergugat rekonvensi penggugat konvensi telah cidera janji. Menyatakan penggugat rekonvensi/tergugat konvensi merupaan pemilik sah dari barang merek/jenis Daihatsu Sirion X Prestige 1,3 bensin MT tahun 2013 warna putih.

Sekadar diketahui, SMF memberikan fasilitas pembiayaan kendaraan bermotor kepada Hari dan selanjutnya dituangkan dalam Perjanjian Pembiayaan yang telah disepakati dan ditandatangani para pihak.

“Namun, bukannya melakukan kewajibannya untuk membayar angsuran, Hari malah melayangkan gugatan ke PN Gorontalo, tambah Reflin. Padahal menurutnya, berdasarkan peraturan OJK dan UU Fidusia memperbolehkan untuk menyita aset debitur jika debitur cidera janji (Wanprestasi).

Dan Alhamdulillah dengan beberapa kali persidangan, PT SMF memenangkan perkara ini di PN Gorontalo yang tertanggal 28 November 2018, tukas Reflin sembari menyampaikan bahwa pada dasarnya PT SMF dalam menjalankan usahanya diawasi dan tunduk pada ketentuan OJK. (RG)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *