Pria Parobaya Tewas Gantung Diri

Pria mengakhiri hidupnya dengan memilih gantung diri didepan rumahnya sendiri.

RadarGorontalo.com – Warga Dusun 4 Desa Hungayonaa Kecamatan Tilamuta dihebohkan ditemukannya pria parobaya dengan insial WO (49) tahun, dalam kondisi leher terjerat tali. Diduga, korban mengakhiri hidup dengan menggantung diri.

Data yang dihimpun wartawan Koran ini, kejadian ini terjadi sekitar pukul 06.30 WITA Pagi, tepatnya di di depan teras rumah milik korban. Dimana, menurut penuturan salahsatu Yulian Abas selaku saksi yang notabenenya adalah tentangga korban, di ketika dia membuka pintu jendela, dia melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di depan rumahnya.

Sontak, warga mulai berhamburan keluar rumah untuk melihat kondisi korban yang sudah terbujur kaku, namun warga setempat tidak berani mendekati korban. Sampai akhirnya datang AIPTU Marjun salah satu polisi datang ke TKP dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tilamuta.

Menurut informasi dari anak korban Debi Otoluwa, bahwa korban ini dalam keadaan stress. Dimana belum lama ini cerai dengan istrinya. Setelah dari pihak Kepolisian sampai di TKP, polisi melepaskan tali yang terikat di leher korban dan langsung membawa ke RSTN Boalemo untuk dilakukan visum. Sementara itu Kasatreskirm melalui Kasie Pidum Reserse Polres Boalemo Wawan menjelaskan, pihaknya belum bisa memberikan keterengan lebih soal kasus bunuh diri di Desa Hungayonaa. Pasalnya, saat ini Polres Boalemo masih menunggu hasil Visum dari RSTN Boalemo. “ Mohon maaf kami belum bisa memberikam keterangan lebih, karena kasus ini masih dalam tahap penyelidikan,” ungkap Wawan Kasi Pidum Reserse Polres Boalemo kepada awak media. (RG-45)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *