Presiden PKS Tanggapi Dingin Gugatan FH Rp 30 Miliar

Presiden PKS Sohibul Iman

RadarGorontalo.com – Pernyataan mantan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah yang memberikan warning kepada PKS untuk segera membayar Rp 30 Miliar, ditanggapi dingin oleh Presiden PKS, Sohibul Iman.

Saat bertandang ke redaksi RadarGorontalo.com, Grup Harian Rakyat Gorontalo, Presiden PKS Sohibul Iman menyampaikan bahwa sebagai warga negara yang taat hukum, tentunya kami taat hukum.

Didampingi ketua DPW PKS Provinsi Gorontalo, Adnan Entengo, Presiden PKS mengulas sedikit soal putusan kasasi Mahkamah Agung terkait sengketa antara Fahri Hamzah dan PKS.

Diakui Sohibul bahwa putusan Kasasi memenangkan Fahri Hamzah. Namun untuk menjalankan putusan Kasasi membayar Rp 30 Miliar itu tidak sembarangan.

“Kami taati putusan itu selama dari pengadilan mengeluarkan surat perintah eksekusi,” ujarnya. Namun hingga saat ini, surat perintah eksekusi dari pengadilan belum ada.

“Lalu apa yang mau kami bayar, perintah eksekusinya tidak ada,” tegasnya. Olehnya itu kata Sohibul, PKS akan taat hukum, sambil melakukan upaya Peninjauan Kembali (PK) kasus ini, meskipun PK itu tidak menghalangi eksekusi.

“Kami membaca kenapa diksi yang dipakai lawyernya Fahri Hamzah minta kepada pimpinan PKS dengan sukarela membayar Rp 30 Miliar, karena memang belum ada perintah eksekusi dari pengadilan.

Kalau perintah eksekusi dari pengadilan sudah ada, maka tidak ada istilah sukarela, harus dan wajib dijalankan itu putusan,” tegasnya. Karena belum adanya surat perintah eksekusi itu, sehingga pihak Fahri ingin kita bayar tanpa ada perintah dari pengadilan.

“Tentunya PKS tidak suka dan tidak rela, karena semua harus sesuai hukum, apalagi untuk menerbitkan surat perintah eksekusi itu masih butuh proses lagi,” ungkapnya.

Kelemahan dari tim Fahri Hamzah adalah sampai hari ini belum menyebutkan sita jaminan apa dari aset PKS. “Sita jaminan itu harus ada, dan prosesnya harus diuji di pengadilan, apakah benar sita jaminan ini milik PKS atau bukan.

Sehingga itulah, Presiden PKS, Sohibul Iman melihat persoalan ini sederhana dan tidak repot. Yang bikin repot itu adalah mereka yang selalu koar-koarnya diluar. “Kalau ada surat eksekusi pengadilan dan itu dibenarkan secara hukum, In Shaa Allah kami bayar,” tutur Sohibul Iman. (rg-46)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *