PPP Rebut Kursi yang Hilang, Fadel DPR RI, Nelson Ketua DPW

Ketua DPP PPP Romahurmuzy disambut Fadel Muhammad, pada resepsi Harlah PPP ke 44, di Grand Palace, Kamis (1/2)

RadarGorontalo.com – Tidak neko-neko, PPP memasang target menang di Pilgub kali ini. Karena hasilnya nanti, akan sangat mempengaruhi, niatan partai berlambang Kabah itu, untuk merebut satu kursi yang hilang di DPR RI di 2019 nanti. Tak tangung-tanggung, Fadel Muhamad pun siap ditampung, jikalau Golkar mendepaknya. Hal itu diutarakan Ketua Umum PPP Romahurmuzy alias Romi, Rabu (1/2), di Graha Pena yang ditegaskannya ulang saat memberikan sambutan di peringatan Hari Lahir PPP ke 44, di Grand Palace.

Untuk kursi DPR kita kemarin baru sekali kehilangan kursi. Dan kita sudah bertekad 2019 akan datang kader terbaik partai putra Gorontalo untuk merebut kembali kursi DPR RI dari PPP kami bertekad menjadi 2 besar Pemilu 2019. Sejak provinsi ini didirikan bahkan sejak tahun 77 sesungguhnya PPP potensi menjadi pemenang. Dan orde reformasi ini selalu mengalami posisi 2 besar. Jadi target kursi untuk Gorontalo adalah 3 kursi DPR RI. Berdasarkan jumlah penduduk Gorontalo bisa merebut 3 kursi dan dari 3 kursi pun kita berniat mengambil 1 kursi di DPR RI sehingga bisa menjadi 4 kursi.

Romi yang kala itu didampingi sejumlah pengurus wilayah PPP Gorontalo, mengungkap adanya kedekatan emosional antara PPP dengan Gorontalo. Dikatakanya, tahun 1977 hanya tiga daerah, yang pemilunya dimenangkan oleh PPP. Pertama Aceh, DKI dan terakhir Gorontalo. Walaupun kala itu, Gorontalo masih berbentuk kabupaten. Dan sepanjang sejarah itu, untuk pertama kalinya di 2014, PPP kehilangan kursi dari Gorontalo di DPR RI. “kemarin kita (PPP) agak miss. Apalagi jika HATI menang, itu adalah sinyal baik untuk merebut kembali kursi PPP,” ungkapnya.

Ketum PPP itu berulang kali menegaskan, targetnya di pileg 2019, bukan hanya untuk DPR RI, tapi juga kemenangan di semua legislatif daerah. Bagi Romi, kemenangan partai politik di tingkat pertarungan kepala daerah adalah tanda-tanda kemenangan partai itu di pemilu legislatif. Dirinya pun mencontohkan, seperti PDIP yang walaupun kalah mendominasi di 2004, tapi karena banyak kepala daerah dari partai itu, akhirnya membuat PDIP bertahan hingga tiba saatnya di 2014.

Disinggung soal tanggapannya jika Fadel Muhammad akan didepak dari Golkar, sebagai konsekuensi dukunganya ke pasangan HATI, Romi dengan nada diplomatis menjawab, besar harapan pihaknya jika Fadel tak bisa berlanjut di partainya sekarang, maka PPP siap menampungnya. “tadi juga, sebelum kesini sempat ngomong-ngomong dengan pak Fadel,” timpalnya lagi.

Romi juga menambahkan, usai pilkada nanti, akan ada kepengurusan baru PPP, akan ada juga revitalisasi yang moga-moga menggembirakan bagi PPP Gorontalo. Dalam sambutannya di Harlah PPP, Romi juga meminang Nelson Pomalingo untuk memimpin DPW PPP Gorontalo nanti. Dan itu adalah permintaan seluruh kader PPP. “Nelson bukan baru di PPP karena yang bersangkutan pernah menjadi calon wakil gubernur pada zaman Suharso Monoarfa berhadapan dengan Fadel Muhammad di era pertama Gorontalo pemilihan gubernur oleh DPRD. Dan kali ini kita juga berhasil majukan Nelson sebagai bupati Gorontalo,” ungkapnya usai sambutan. (rg-34)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.