PPK dan PPS, Sepi Peminat

RadarGorontalo.com – Perekrutan yang dilakukan KPU Kota Gorontalo, terhadap penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan dan kelurahan seperti, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), rupanya kurang diminati di Kota Gorontalo. Hal ini pun, diakui Ketua KPU Kota Gorontalo La Aba, saat diwawancarai tadi malam.

Buktinya, dari 98 orang yang sudah mengambil, formulir pendaftaran PPK, hanya 62 orang saja yang mengembalikan formulir. Sementara syaratnya, minimal 90 pendaftar PPK, baru bisa dilakukan seleksi untuk, melahirkan 45 orang PPK. “Minimal ada 90 orang pendaftar di PPK, baru kita bisa melanjutkan tahapan perekrutan. Sampai dengan hari, dari 98 orang yang mengambil formulir, baru 62 orang yang mengembalikan formulir. Berarti masih kurang 28 orang.

Sementara batas waktu pendaftaran sampai tanggal 21 Oktober,” urai La Aba. Disamping itu juga, bukan saja perekrutan PPK yang menjadi hambatan KPU, namun perekrutan PPS pun menjadi kendala besar. Dimana, sampai dengan saat ini, pelamar untuk menjadi PPS, masih jauh dari harapan. Sebab kata La Aba, yang di butuhkan 300 orang untuk PPS. “Kami butuhkan 150 orang PPS, namun pendaftar minimal harus 300 orang. Karena sekalian dengan calon PAW,” ujarnya sembari menambahkan, meskipun batas waktu perekrutan PPS, sampai tanggal 4 November mendatang, namun paling tidak mulai saat ini sudah bisa mengambil formulir pendaftaran.

Dengan kondisi ini La Aba, sangat berharap masyarakat untuk bisa berpartisipasi untuk mendaftar sebagai penyelenggara, baik ditingkat kecamatan ataupun kelurahan. Semua ini, demi mensukseskan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Gorontalo 2018. (rg-60)

Berita Terkait

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *