PPK dan PPS Pilwako Rangkap Jabatan !

 

Salah satu aktivitas penyelenggara Pilwako Tahun 2018, melakukan penempelan stiker data pemilih.(f/doc/62)

RadarGorontalo.Com – Perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pileg tahun 2019, yang digelar KPU Kota Gorontalo, menuai masalah baru. Yaitu, peserta yang mengikuti dan lolos pada penjaringan tersebut, tak lain merupakan anggota PPK dan PPS Pilwako tahun ini.

Melanggar aturan atau tidak, yang pastinya di dalam aturan PKPU tahun 2018, tidak mengatur tentang diperbolehkan penyelenggara yang merangkap jabatan. Termasuk PPK dan PPS Pilwako, menjabat sebagai PPK dan PPS Pileg tahun 2019. Jika ini dipaksakan, maka pemberian honor atau upah terhadap PPK dan PPS tersebut, double atau dua kali terima.

Menariknya, jajaran komisioner KPU Kota Gorontalo berupaya melakukan konsultasi dengan KPU RI. Terkait dua jabatan, diemban sekaligus oleh anggota penyelenggara yang sama, meski momen tugasnya berbeda yakni Pilwako dan Pileg.

“Kami berangkat ke Jakarta Rabu (28/02) tadi (kemarin.red). Diwakili tiga komisioner KPU Kota Gorontalo, untuk konsultasi apakah PPK dan PPS Pilwako bisa menjabat sebagai PPK dan PPS Pileg, atau tidak,” jelas Salihun Ino Ishak. Diketahui sebelumnya, KPU Kota Gorontalo sendiri telah mengagendakan proses pelantikan anggota PPK dan PPS Pileg tersebut. Yakni direncanakan pada Bulan Maret ini.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *