Polwan Polres Boalemo Ajari Anak Usia Dini G3CT Yang Benar

Anggota Polwan Polres Boalemo mengajari gerakan gosok gigi dan cuci tangan yang benar kepada anak-anak usia dini Desa Bajo (Foto-HumasPolda)

RadarGorontalo.com – Sekitar 50 orang anak terlihat memenuhi halaman aula kantor Desa Bajo, Jumat (8/3).

Mereka adalah para anak-anak usia dini untuk mengikuti kegiatan Peduli Kesehatan Anak Usia Dini dengan Tema Mengajarkan Anak Usia Dini Gerakan Sikat Gigi dan Cuci Tangan (G3CT) yang benar.

Menariknya kegiatan ini melibatkan satuan Polisi Wanita (Polwan) Polres Boalemo.

Tujuan kegiatan ini merupakan upaya untuk mengantisipasi penyakit sunting (pengkerdilan-red) pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama.

Apalagi penyakit ini banyak dialami anak usia dini di Boalemo, khususnya Desa Bajo.

Kegiatan yang dihadiri Kepala Desa Bajo Suldi Budi dan pemateri Drg Nuryani Abd Rahman dan Bhabinkamtibmas, Briptu Rudi Suryana juga masyarakat desa.

Sunting disebabkan karena masyarakat tidak memperhatikan kebersihan dalam makanan ataupun kebersihan diri, sehingga banyak anak yang makan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Dan ini juga diakibatkan ketidak-pedulian orang tua terhadap kebersihan anak.

Suasana sosialisasi G3CT yang diprakarsai Polres Boalemo yang melibatkan satuan Polwan

Sementara itu Drg Nuryani Abd Rahman dalam materintya mengatakan untuk mencegah stunting, ibu hamil dan anak-anak dibawah usia 2 tahun perlu mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

Layanan ini meliputi Imunisasi dasar, pemberian ASI eksklusif, nutrisi seimbang, air minum dan sanitasi layak, pendidikan anak usia dini dan kondisi pangan yang layak.

Olehnya itu kata Drg Nuryani bahwa kegiatan Gerakan Gosok Gigi dan Cuci Tangan atau (G3CT) sangat baik karena memberikan pengetahuan tentang pentingnya Gosok Gigi dan Cuci tangan serta memberikan cara atau praktik menggosok gigi dan cuci tangan yang benar.

Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran hidup sehat sejak dini melalui menjaga gigi dan membiasakan cuci tangan, terangnya.

Sementara itu Kapolres Boalemo, AKBP Ade Permana, SIk M.H. mengatakan anggota Polri khususnya Polwan Polres Boalemo tergerak hatinya melaksanakan kegiatan ini dikarenakan banyak anak-anak usia dini yang tinggal di Desa Bajo yang terkena penyakit stunting.

Sehingga perlu dilakukan sosialisasi agar dapat menekan angka penderita penyakit stunting. Apalagi anak-anak ini merupakan generasi emas yang nantinya akan menjadi pemimpin bangsa, khususnya di Kabupaten Boalemo, tandasnya. (*)

Sumber : Tribratanews.gorontalo

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *