Pilwako, Tergantung Siapa Lawan

pilkada serentak 2018

RadarGorontalo.com – Jika tak punya tujuan politik lagi, bisa mematikan kreatifitas seorang politisi. Padahal seorang politisi harus terus punya pertarungan agar dia tetap bisa hidup dengan ide ide cemerlang dan juga kenakalan.

Setelah sukses memenangkan Pilgub kemarin, apakah Rusli Habibie masih punya tujuan politik? Sangatlah berbahaya kalau dia tak punya medan pertarungan lagi, apalagi sekarang ini dia tak punya lawan yang sepadan. Lawan lawan politik nampaknya sudah menemukan cara menghadapi Rusli.

Menurut salah seorang pengamat politik Gorontalo, melawan Rusli Habibie hanya dengan cara tidak melawannya. Dia mencontohkan bagaimana Rusli menjadikan Pilwako sebagai pertarungannya. Berbeda dengan Pemilihan Bupati Gorontalo Utara 2013 lalu, Rusli merasa tak dilawan, apalagi yang dihadapi adalah Indra Yasin, yang tak lain adalah mantan pendampingnya.

Demikian pula dengan pemilihan Bupati Kabgor dan Bonbol. Lalu bagaimana dengan Pilwako dan Pilbup Gorut 2018 mendatang ? Sepertinya tergantung lawan, tetapi untuk Pileg 2019 Rusli Habibie punya target khusus, yakni fraksi utuh disemua parlemen plus Ketua DPR harus Golkar. “Pileg memang masih jauh, tapi terget Golkar mempertahankan semua kursi Ketua DPR-DPR yang sekarang memang diduduki Golkar, dan juga merebut kembali Kursi Ketua DPR yang belum diraih Golkar di pileg lalu,” ungkap Rusli. Begitu juga di DPR Provinsi, Rusli punya terget untuk mengembalikan kejayaan Golkar di puncak Botu tersebut. “DPR-RI cukup dua kursi saja,” tambahnya sambil tersenyum. (rg-50)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *