Pilgub Makin Panas, Adhan Melapor di Polda

 

Calon Wakil Gubernur Gorontalo Adhan Dambea, saat mendatangi SPKT Polda Gorontalo, untuk melapor dugaan pencemaran nama baik.

RadarGorontalo.Com – Suhu politik mendekati hari pemilihan yang akan dilaksanakan 15 Februari mendatang, terus memanas. Berbagai macam kampanye gelap, bahkan saling menghujat kerap sering terjadi.

Buktinya calon Wakil Gubernur Gorontalo Adhan Dambea, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Gorontalo, untuk melapor dugaan mencemaran nama baik, yang dilakukan RT alias Ris.

Menurut Adhan, dugaan mencemaran nama baik ini, dilakukan dengan cara menyebar luaskan selebaran yang memuat gambar pornografi ditempat-tempat umum dan tempat Ibadah.
Sehingga dirinya, melapor kepada pihak berwajib, karena dinilai pencemaran nama baiknya itu tidak memiliki dasar dan bukti yang kuat.

“Jika memang mereka bisa membuktikan bahwa benar saya yang berada dalam gambar itu, maka saya siap untuk mengundurkan diri sebagai calon wakil Gubernur,” ujarnya.

Sebab kata Adhan, sebagai seorang pemimpin tidak pantas melakukan maksiat seperti itu, apalagi merampas istri orang ataupun mengintip orang yang lagi mandi. Cara-cara memfitnah seperti itu kata Adhan, sudah pernah dialaminya juga pada tahun-tahun sebelumnya, baik itu dirinya masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Gorontalo ataupun mencalonkan diri sebagai Walikota Gorontalo.

“Segala macam cara yang mereka lakukan untuk menjatuhkan saya, karena memang mereka ketakutan dengan pasangan ZIHAD. Mengaku survey paling tinggi, tapi masih takut dengan ZIHAD,” urainya.

Dijelaskannya lagi, persoalan ini sebelumnya diungkapkan RT pada saat kampanye NKRI, dimana RT mengatakan bahwa ada salah satu pasangan calon melakukan pornografi. Hal itu juga kata Adhan, diperkuat lagi dengan Statement yang ada di koran.

“Sebelumnya saya tidak hiraukan karena tidak menyebut nama, namun nanti setelah ada selebaran dan sudah menyebut nama maka saya harus melapor, karena sudah mencemarkan nama baik saya,” tutur Adhan.

Sementara Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP. Ary Donny, saat dikonfrimasi membenarkan adanya laporan tersebut. “Iya benar pak Adhan Dambea, datang melapor terkait dugaan mencemaran nama baik yang dilakukan RT,” ketusnya. (rg-60)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.