Peserta Jambore Boalemo ‘Curi’ Perhatian Presiden Jokowi

Anggota Pramuka Boalemo berkesempatan merasakan pelukan hangat dan foto bersama dengan Presiden Jokowi dan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, Minggu (14/8)
Anggota Pramuka Boalemo berkesempatan merasakan pelukan hangat dan foto bersama dengan Presiden Jokowi dan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, Minggu (14/8)

Pembukaan Jambore Nasional Pramuka ke X Tahun 2016

RadarGorontalo.com – JAMBORE Nasional (Jamnas) ke X Tahun 2016 resmi dihelat. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional (Kamabinas) Gerakan Pramuka didampingi Ibu Negara  Iriana Joko Widodo hadir untuk membuka kegiatan yang diikuti oleh 25.000 orang anggota pramuka tingkat pengalang dari seluruh Indonesia dan 225 peserta dari luar negeri, di Bumi Perkemahan (Buper) Cibubur, Jakarta Timur, Minggu(14/8). Dan kontingen Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Boalemo menjadi bagian dari perhelatan yang juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Pramuka ke 55 Tahun 2016.

LANGIT cerah menghiasi kawasan Bumi Perkemahan Cibubur. Ribuan orang berpakaian paduan cokelat muda dan cokelat tua, nampak lalu lalang di seputaran lapangan utama. Mereka hendak mengikuti pembukaan Jambore Nasional X Tahun 2016. Dengan wajah berseri, mereka begitu bersemangat menantikan kedatangan kak Joko Widodo, Presiden RI untuk meresmikan perhelatan kegiatan bagi pramuka tingkat penggalang itu. Tepat pukul 09.00 WIT, iring-iringan kendaraan yang membawa kak Jokowi tiba di lokasi upacara. Pekikan lagu “Selamat Datang Kakak” terdengar menyambut langkah kaki Kak Jokowi didampingi Kak Iriana dan sejumlah pejabat negara lainnya. Para peserta dan undangan langsung bersiap mengikuti upacara.

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault mengatakan, Jambore Nasional seharusnya bisa menjadi perekat generasi muda Indonesia. “Adik-adik (Pramuka) sengaja datang untuk menjalin persahabatan, persaudaraan, dan bertukar pengalaman dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” ujar kak Adhyaksa. Ia menambahkan, dari era kemerdekaan hingga kini Pramuka telah banyak menelurkan pemimpin bangsa. Dikatakannya, Pramuka telah berjasa membentuk karakter anak muda Indonesia. “Pramuka harus dirasakan kehadirannya oleh publik. Pramuka harus aktif memberikan solusi dsri permasalahan yang terjadi di Indonesia,” ungkapnya.

Selanjutnya, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengingatkan anggota Gerakan Pramuka agar menyiapkan diri untuk menghadapi tantangan ke depan yang semakin besar. Kedepan kompetisi yang terjadi antar negara, antar kawasan maka Indonesia dihadapkan dengan tantangan untuk memiliki daya saing dan produktivitas yang tinggi. Menurutnya, anak muda kelak akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Untuk itu, Kak Jokowi meminta anggota Gerakan Pramuka harus menyiapkan diri menjadi generasi muda Indonesia yang kuat dan tangguh serta produktif, penuh optimisme, dan memiliki daya juang tinggi. “Anak muda yang tidak takut bersaing, pantang menyerah, namun tetap menjadi anak muda yang mencintai sesama, rela menolong, menjaga sopan santun dan budi pekerti,” tuturnya sembari berharap agar pembinaan anak muda melalui Pramuka harus lebih digiatkan.

Upacara pembukaan Jamnas X juga akan dimeriahkan atraksi pemecahan rekor MURI berupa penerbangan sebanyak seribu unit Chuck Glider oleh 1.000 peserta Jamnas. Selain itu, acara pembukaan juga dimeriahkan penampilan atraksi kesenian, Wayang Hihid yang dibawakan Kwarda Jawa Barat.

Usai membuka kegiatan, Kak Jokowi bersama kak Iriana langsung menyapa dan menyalami para peserta. Saling dorong tak terelakan diantara peserta dan tamu undangan. Mereka berebut untuk berjabat tangan dan berfoto selvi dengan orang nomor satu di Indonesia itu. Saat sudah berada di mobil golf yang akan mengantarkannya keluar dari lokasi upacara, tiba-tiba Presiden menunjuk beberapa anak untuk datang merapat langsung kepadanya. Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) spontan menjemput para anak tersebut dan membawa ke pangkuan kak Jokowi dan kak Iriana Joko Widodo. Menariknya, anak-anak yang dipanggil oleh Jokowi itu merupakan kontingen asal Kabupaten Boalemo. Mereka adalah, Nurfaizan Amili, Mutia Nurul Jannah Y.Dinar, Radiva Kanesya Lady Dai, Zuriatunnisa Djakatara, Salsabila Aulia Ardhini sert satu peserta asal Provinsi Papua Barat. Mereka berkesempatan berfoto selfi dan merasakan pangkuan bapak negara dan ibu negara. (RonalRampi/RG)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.