Pertama di Indonesia, Festival Whale Shark Gorontalo

Wagub Idris Rahim pada festival whale shark gorontalo

RadarGorontalo.com – Kemunculan sejumlah Hiu (Whale Shark) di Pantai Botubarani beberapa waktu lalu, memberi berkah tersendiri bagi masyarakat sekitar lokasi dan juga Provinsi Gorontalo. Bahkan Gorontalo kini menjadi pusat perhatian wisatawan baik mancanegara maupun lokal. Inilah momentum yang dimanfaatkan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Gorontalo untuk meningkatkan minat masyarakat datang ke Gorontalo, serta menikmati kuliner dari bahan ikan yakni Satu Tuna. Salah satu kegiatan yang diadakan untuk lebih memboomingkan lagi Hiu Paus ini yaitu Festival Whale Shark dan Kuliner Hasil Laut. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, di Pantai Excotic, Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (22/7).

Idris dalam sambutannya mengatakan, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perikanan dan Kelautan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk inovasi, terobosan untuk kita mencintai laut. “Kedepan, kita dalam membangun, tentunya tidak lagi melirik ke kontinental atau ke darat, tapi ke depan kita harus melirik ke ocean atau ke laut. Kegiatan-kegiatan yang bisa menunjang perikanan dan kelautan, tentunya kita sangat apresiasi,” jelas wagub.

Terkait kuliner ikan, Idris berharap dengan adanya lomba kuliner ikan 2017, akan mendorong masyarakat untuk makan ikan. Terlebih lagi banyak UMKM yang sekarang berinovasi dengan kuliner ikan. “Potensi UMKM cukup bagus, banyak inovasi dari UMKM, tapi kendalanya pada modal, perijinan. Karenanya kita harus dorong permodalan. Selama ini memang ada kredit usaha rakyat dari perbankan, tapi masih ada semacam jaminan sertifikat dan sebagainya. Juga perijinan-perijinan kita dorong agar supaya lebih dipermudah, karena saya lihat banyak sekali terobosan dari UMKM, ” papar Idris. Wagub menilai, UMKM itu tidak mengenal krisis ekonomi dan banyak inovasi dan terobosan yang perlu kita kembangkan untuk menunjang sektor kepariwisataan. Dalam kegiatan tersebut, wagub menyerahkan bantuan dari Dinas Perikanan dan Kelautan berupa mesin katinting 5,5 PK kepada KUB Tuna Bahari, cool box kepada 2 Nelayan dan juga BPJS nelayan senilai Rp126 juta kepada 10 nelayan. Kegiatan ini juga diisi dengan lomba foto hiu paus serta lomba lukis hiu paus oleh anak-anak TK.(RG-25)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *