Persempit Peluang Money Politik, Awas OTT…!!

RadarGorontalo.com – Peserta maupun penyelenggara pilkada harus hati-hati dalam bertindak. Saat ini, Kejaksaan Tinggi (Kejati) tengah mempelototi sejumlah laporan dugaan money politik hingga dugaan gratifikasi yang masuk ke lembaga penegak hukum itu. Dengan laporan itu, tidak menutup kemungkinan memicu terjadinya operasi tangkap tangan (OTT).

“memang sudah ada laporan-laporan tentang dugaan money politik atau gratifikasi ke penyelenggara. Kami tetap memprosesnya, dan untuk naik ke tahap selanjutnya butuh pembuktian lebih lanjut,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo Firdaus Delwimar, menjawab pertanyaan Radar Gorontalo, Senin (16/4). Dirinya yakin, keberadaan Gakumdu akan semakin mempersempit ruang terjadinya money politik maupun gratifikasi.

Firdaus juga membantah, penanganan 5 kasus dugaan korupsi oleh Kejaksaan Tinggi Gorontalo yang sempat dirilis beberapa waktu lalu, mulai redup gara-gara pilkada. Pihaknya justru lagi intens menyelidiki kasus-kasus tersebut, bahkan tengah bersiap melakukan penahanan terhadap dua tersangka baru untuk salah satu dugaan korupsi.

Firdaus mengaku, sejak dilantik pertengahan Maret kemarin, dirinya terus mengawal kelanjutan penyidikan sejumlah kasus dugaan korupsi. Sebut saja, pengadaan pipa di Desa Longalo dua tersangka, Tujuh ruas jalan di Kota Gorontalo 37 tersangka, serta dugaan kasus korupsi pembebasan lahan di pabrik Gula, satu tersangka. Dan masih menseriusi deretan kasus lainnya, diantaranya kasus pembebasan lahan GORR, Pasar Modern Gorontalo Utara, Pembangunan Kantor DPRD Kabupaten Gorontalo, dan sejumlah kasus korupsi lain.

“Untuk saat ini saya masih memprioritaskan penyelesaian sejumlah kasus korupsi yang penanganannya belum kunjung selesai, tapi juga tetap menindak lanjuti sejumlah kasus korupsi baru yang dilaporkan ke Kejati Gorontalo,” terangnya.

Dirinya berharap, media membantu Kejati dengan melakukan sharing informasi tentang kasus dugaan korupsi di Gorontalo. “Kami juga banyak mendapat informasi dari media tentang proyek yang tidak kunjung diselesaikan,” tambahnya.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.