Perda Miras Kota Gorontalo Direvisi, Mantan Walikota Bilang Begini…

Adhan Dambea

RadarGorontalo.com – Pernyataan yang disampaikan Walikota Gorontalo, Marten Taha melalui juru bicaranya Yudin Laliyo yang menyatakan bahwa Perda Miras yang diterbitkan Walikota sebelumnya tidak kuat, mendapat reaksi dari Adhan Dambea yang juga mantan Walikota Gorontalo. Adhan mempersilahkan pemerintahan Marten Taha merevisi Perda Miras yang diterbitkannya.

Namun Adhan mempertanyakan apa urgensinya untuk merevisi Perda Miras itu. Sementara dalam Perda Miras yang diterbitkannya itu sangat tegas pengaturan larangan-larangan miras.

Adhan juga mengecam alasan yang disampaikan pemerintah sekarang bahwa Perda Miras yang diterbitkannya tidak mampu menekan angka kriminalitas di Kota Gorontalo. “Waktu saya menjabat dan menerapkan Perda Miras hanya ada sekitar 1 sampai 3 kasus kriminal yang disebabkan minuman keras.

Makanya itu, pemerintahan sekarang harus sadar, kunci utamanya adalah niat dan komitmen yang kuat dalam penerapan Perda tersebut, bukan hanya sekedar revisi. Setebal apapun Perda yang ada, kalau penerapannya tidak tegas, maka sia-sia semua,” ujar Adhan.

Contohnya, sewaktu menjabat Walikota, melalui penerapan Perda Miras yang diterbitkannya, Adhan dengan tegas menutup produsen Miras jenis Brendi terbesar di Gorontalo yang ada di Ipilo.

Selain itu, Adhan juga mencabut banyak surat ijin tokoh-tokoh yang menjual minuman keras. Bahkan pada pemerintahan Adhan Dambea, secara rutin setiap minggu bersama TNI dan Polri serta melibatkan Satpol PP melakukan razia minuman keras serta tempat hiburan malam.

Sehingga itulah, Adhan tidak mempersoalkan jika Perda Miras direvisi, tapi urgensinya harus jelas. “Silahkan saja, itu hak pemerintah,” tutur Adhan. (RG-46)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *