Pengganti FH Harus Terterima di Dua Pihak, Nelson: Pendamping Saya Masih Fadli

Nelson Pomalingo – Fadli Hasan

RadarGorontalo.com – Nelson Pomalingo mengatakan hingga detik ini, Fadli Hasan masih pendampingnya yang resmi. Pernyataan itu, untuk menegaskan ke publik, bahwa sebenarnya tidak ada perselisihan, antara kedua khalifah itu.

Kepada Radar Gorontalo, Selasa (7/11), Nelson menggambarkan perasaanya. Dirinya merasa, saat ini seperti ditinggal seorang istri, saat sedang menjalankan tugas. Bahkan, Nelson meminta kepada partai politik, jangan dulu membicarakan soal PAW. toh, menurutnya persoalan yang mendera Fadli Hasan, belum tahu hasilnya akan seperti apa.

Tak cuma itu, Nelson juga mengatakan, kalaupun nanti hasilnya sudah ada, maka semua ada mekanismenya dan kriteria. “Saya sangat sedih dengan persoalan itu sehingga berharap kepada partai apapun termasuk partai penggusung harap tenang saja, pasti ada prosedur dan mekanisme jadi kita tunggu saja hasilnya. Jadi jangan dulu kita bicarakan mengenai pergantian Wakil Bupati karena sampai hari ini saya menganggap Wakil Bupati saya Fadli Hasan,” pungkasnya.

Pengganti Harus Yang Kuat

Sementara itu, sejumlah pengamat politik menilai, jika Nelson memang harus ganti pasangan di tengah jalan, maka dia harus mencari pendamping yang bukan sekadar mengisi kekosongan kursi Cabup yang ditinggalkan Fadli Hasan, melainkan seorang Wakil Bupati yang berpasangan kembali di priode kedua.

Pendampingnya nanti haruslah sosok yang punya kekuatan di DPR, juga sosok yang setia dan lebih dari itu, dia haruslah seorang yang bisa memberikan nilai tambah pada Pilkada berikutnya. para pengamat politik di Gorontalo memprediksi akan terjadi tarik menarik yang keras di DPR begitu juga di Bupati, sebab jika yang disodorkan tidak terterima oleh bupati dan juga di DPR maka proses pergantian Cabup akan molor, namun seorang politisi di Limboto mengatakan, soal itu sudah diatur waktunya yakni kurang dari 30 hari, kalau gagal di DPR maka akan diambil alih oleh Mendagri , dan di tingkat itu harus di selesaikan kurang dari 30 hari. Menurut dia lagi, soal pergantian itu sudah diagendakan di Banmus.

Tergantung Penggusung dan Bupati

Disisi lain, DPRD Kabupaten Gorontalo sendiri tidak mau buru-buru membahas penganti wabup. Selain belum ada surat balasan dari Mendagri, mereka juga menunggu sikap dari bupati. “Perlu saya ingatkan selaku pimpinan Dewan tidak ada target waktu pergantian Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo, cepat atau lambat itu tergantung partai pengusung dan Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo,” tegas Ketua DPRD Kabgor Sahmid Hemu, kemarin.

Lebih lanjut kata Sahmid yang jelas untuk kewenangan menentukan pergantian Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo itu adalah wewenang partai pengusung dan Bupati itu sendiri. “Pihak DPRD secara kelembagaan akan menerima dua nama usulan dari Bupati dan dari kalangan mana saja nama nama itu tergantung keputusan partai pengusung dan Bupatinya,” Aleg dari Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Gorontalo. (RG-54)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.