Pengalihan Honorer K2, Hoax

RadarGorontalo.com – Beredar informasi bahwa pemerintah akan membuka lagi rekrutmen CPNS untuk honorer kategori dua (K2) di tahun ini. Bahkan konon itu sudah sampai di meja presiden. Informasi itupun coba diverifikasi kembali oleh Aleg Dekot dengan mengunjungi langsung kementrian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi, Kemenpan RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hasilnya seluruh informasi itu hoax.

“Sungguh tidak disangka kabar yang disampaikan bahwa berkas tersebut telah sampai ke meja presiden hanyalah HOAX,” ungkap Wakil Ketua Dekot Erman Latjengke. Bahkan, sesuai informasi yang diperoleh dari Kemenpan dan BKN, pengalihan status honorer K2 telah diselesaikan tahun kemarin. Erman bersama sejumlah anggota Komisi A saat itu sempat malu atas info tersebut. “Jujur kami sempat malu atas ketidaktahuan ini, sehingga kami meminta kepada pemerintah kota agar tidak ketinggalan informasi,” terang Erman.

Kemenpan-RB memastikan, tidak semua pegawai honorer K2 terangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Deputi SDM, Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, setidaknya yang akan diangkat menjadi PNS hanyalah yang memenuhi ketentuan, salah satunya yang memiliki usia maksimal 35 tahun.
Kemenpan-RB bahkan sudah memiliki roadmap mengenai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam jangka panjang, yaitu hingga 2025. Di tahun ini, ditargetkan Indonesia memiliki ASN yang berkualitas dan efektif. Apa yang dijalankan saat ini sudah sesuai dengan roadmap yang ada. Dengan demikian, pihaknya meminta para honorer K2 untuk memahami hal itu. (rg-63)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.