Penentuan Wabup, Tertahan di Parpol

ilustrasi (Anwart/RG)

RadarGorontalo.com – Kalau mau, sebenarnya Nelson Pomalingo bisa saja, menunjuk figur tertentu dari luar partai untuk mendampinginya sebagai Wakil Bupati. Tapi, itu tidak dilakukannya. Nelson, tetap memberikan kesempatan bagi partai mengajukan kader terbaiknya. Namun, hingga kini belum juga ada putusan. Konon, pengajuan nama ini masih tertahan di Demokrat.

Belum adanya penunjukkan wabup, memunculkan berbagai spekulasi. Ada yang mengatakan, kalau Bupati Nelson lebih enjoy memimpin pemerintahan sendiri. “Apa yang selama ini dituduhkan kepada Prof Nelson tersebut ternyata itu tidak benar. Pengisian jabatan wakil bupati Gorontalo tersebut terhambat pada Partai Demokrat selaku partai penggusung, karena pengurus yang ada ditingkat DPC dan DPD PD saat ini terjadi saling tarik menarik mengusulkan calon wakil bupati pengganti Fadli Hasan,” ujar salah satu politisi Kabupaten Gorontalo.

Ditingkat DPD itu sendiri mengusulkan 3 nama dan ditingkat DPC mengusulkan dua nama, dan ini membuat Bupati Prof Nelson belum mengambil sikap. Ditempat terpisah sebagaimana disuarakan salah satu pengurus DPC PPP Kabupaten Gorontalo bahwa pihaknya sudah mengusulkan 11 nama calon wakil bupati, setelah itu tinggal melakukan pertemuan dengan Partai Demokrat untuk merumuskan siapa yang akan ditetapkan menjadi wakil bupati. “Saat ini sedang terjadi tarik menarik di Partai Demokrat, karena selama ini ribut di media sosial seakan-akan Prof Nelson sering disalahkan, ternyata penyebabkan ada di partai penggusung yakni Demokrat yang belum tuntas,” terangnya. Dan tahap kedua, harus bertemu kedua partai penggusung yakni PPP dan Demokrat, setelah itu melakukan pertemuan dengan bupati dan DPRD untuk untuk membahas mekanismenya.

Sementara Ketua OKK DPC Partai Demokrat Kabupaten Gorontalo Moris Van Gobel saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya menginginkan agar kursi Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo segera diisi. ” Kami ini sudah menyodorkan dua nama ke Bupati Prof. Nelson, yakni Ketua dan Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Gorontalo, Chamdy Mayang dan Herman Walangadi. ” Setelah menyerahkan dua nama ke Bupati Prof Nelson kami membuat tembusan ke Ketua DPD, Gusnar Ismail untuk bisa meneruskan ke DPP. Dan perlu diingat pengusulan calon PAW Wabup Kabupaten Gorontalo merupakan hak dan tugas jajaran pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Gorontalo,” pungkasnya. (RG-54)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.