Pencatatan Nikah Harus Online

RadarGorontalo.com – Dalam kunjungan kerja jajaran Komisi I Deprov Gorontalo, di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) RI di provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di Manado, selain terkait program Itsbat Nikah, atau perkawinan kembali bagi mereka yang tidak menikah secara negara, ada hal lain, yang perlu diadopsi dan dijabarkan programnya di provinsi Gorontalo. Yakni, terkait pencatatan nikah secara online. Atau, dengan memanfaatkan sistem komputerisasi Informasi Teknologi (IT), yang bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia, bahkan di luar negeri.

Dimana, menurut anggota Komisi I Deprov, Suharsi Igirisa, program ini penting, guna bisa mendeteksi, dan melakukan penyesuaian, terkait status kependudukan dalam keluarga, bagi setiap Warga Negara Indonesia. “Apakah dalam memenuhi keinginan mereka untuk menikah, masih berstatus perjaka, gadis, duda, janda, dan lain sebagainya. Makanya, sisitem pencatatan nikah secara online ini, perlu diterapkan di provinsi Gorontalo. Dalam artian, sekalipun jika program ini telah berlaku, kami harap lebih dapat dioptimalkan. Karena, nantinya, dengan program ini, akan kita dapatkan penyesuaian data kependudukan, dengan di daerah lain.,” ujar Suharsi. “Misalnya, ada seorang laki-laki atau perempuan, dari daerah lain di luar provinsi Sulut, dan ingin menikah di Sulut. Maka, dengan program pencatatan nikah secara online ini, bisa diketahui, status calon pengantin yang bersangkutan.

Apakah masih perjaka, gadis, duda, atau janda tersebut,” jelas srikandi dari Partai Golkar ini. “Sehingganya, dengan sistem online seperti ini, kita dapat lebih menata sistem kependudukan di provinsi Gorontalo, khususnya bagi mereka dari daerah lain, yang ingin menikah di Gorontalo. Agar datanya sesuai dengan data kependudukan dari daerah asal mereka, tidak akan mudah direkayasa,” pungkas mantan Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato ini. (ay1/rg)

Berita Terkait

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *