Pemprov Optimis, 2019 PAD Naik Rp 1,95 Triliun

Gubernur Rusli Habibie menyerahkan pengantar nota keuangan dan RAPBD 2019, kepada ketua Deprov Paris Yusuf

RadarGorontalo.com – Gubernur Rusli Habibie menyampaikan nota keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD 2019 kepada DPRD melalui Rapat Paripurna tingkat I, Selasa (6/11). Selanjutnya DPRD melalui Badan Anggaran akan melakukan pembahasan sebelum ditetapkan menjadi Perda APBD.

Gubernur dalam sambutannya menjelaskan, tahun 2019 merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022.

Pihaknya bertekat untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pembangunan ekonomi daerah. Lebih lanjut Rusli menjelaskan, arah kebijakan keuangan daerah difokuskan untuk mengatasi masalah-masalah mendasar yang menjadi prioritas daerah tahun 2019 yakni pengentasan kemiskinan, kebutuhan infrastruktur dan fasilitas umum, pendidikan serta akses kesehatan masyarakat.

Selain itu, ada juga program untuk pegembangan ekonomi masyarakat, mendorong penguatan ketahanan pangan dan upaya dalam pengembangan potensi-potensi unggulan dan kewilayahan daerah.

“Adapun capaian target pembangunan tahun 2019 didasarkan pada hasil evaluasi capaian tahun 2017 dan diselaraskan dengan target RKPD tahun 2019.

Pertumbuhan ekonomi diharapkan tumbuh 9,17 persen, indeks gini 0,39 point, Indeks Pembangunan Manusia 67,93 persen dan presentasi angka kemiskinan 16.09 persen,” jelasnya.

Pemprov Gorontalo memprediksi pendapatan daerah yang bersumber dari PAD dan dana perimbangan sebesar Rp1,95 Triliun, atau naik Rp139,15 Miliar dari tahun 2018 sebesar Rp1,81 Triliun. Belanja daerah dianggarkan sebesar Rp1,95 Triliun atau naik Rp136,6 Miliar dari tahun 2018. (RG-25)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.