Pemkot Gorontalo Merdekakan Hak 3.997 KPM Peserta PKH

Walikota Gorontalo Marten A Taha saat menyerahkan bantuan pada KPM

RadarGorontalo.com – Kemerdekaan itu, ialah hak segala bangsa. Kutipan kalimat diambil dari Undang-undang Dasar (UUD) 1945 itu, tidak hanya menjadi tulisan yang sering dibaca anak sekolahan, saat menggelar upacara bendera. Namun amanat dari undang-undang dasar 1945 tersebut, turut direalisasikan Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo. Seperti memperjuangkan hak 3.997 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), melalui Program Keluarga Harapan (PKH) tahun ini. Yang diserahkan secara simbolis oleh Walikota Gorontalo Marten A Taha, dan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI Dra Nur Hanjani Kepala Balai Besar Bina Grahita. Pada 350 penerima, melalui non tunai di ruangan Banthayo Lo Yiladia Rudis Walikota Gorontalo Rabu (16/08).

“Program ini sudah dimulai sejak 2007 silam oleh Pemerintah sebelumnya, yang terhitung sudah 10 tahun dengan tahun berjalan sekarang ini. Namun bedanya program pada pemerintahan sebelumnya dengan sekarang ini, yakni dari segi pelayanan. Yakni pada beberapa tahun silam dimana masyarakat masih disibukkan dengan pengurusan administrasi dan lainnya. Sekarang tidak lagi, masyarakat hanya dengan membawa kartu yang sudah diberikan pemerintah, sudah bisa menjemput bantuannya,” ujar Marten. “Jadi tidak ada lagi tunai, semua diterima non tunai,” timpal Marten.

Melalui program non tunai seperti ini, pemerintah membiasakan penerima hak untuk mandiri, karena bantuan yang diterima langsung masuk ke rekening masing-masing penerima. Dan pemberian bantuan ini merata, tidak ada yang dilebihkan yakni semuanya Rp 1,8 Juta. Sedangkan pemberian bantuannya kata Marten, diserahkan sesuai dengan kebutuhan penerima. Supaya bantuan yang diserahkan tersebut, benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh penerima. “Sebab, biasanya dari pengalaman yang kami temukan, ketika bantuan itu diserahkan secara tunai, bantuan itu malah dibelikan barang-barang yang tidak sesuai kebutuhan penerima. Seperti telepon genggam dan lain-lain,” jelas Marten.

Untuk mempermudah penerima melakukan transaksi dengan pihak perbankkan, yang bekerjasama dalam program ini. Marten jelaskan, sudah disediakan mobil operasional untuk melayani penerima. Jadi, ini makin lebih mudah dan canggih, seiring dengan program Pemkot Gorontalo Smart City. “Jika programnya Smart, tentu masyarakatnya harus cerdas. Dan penerima pun makin senang, karena pelayanan mudah dijangkau,” terang Marten.(rg-62)

Berita Terkait

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *