Pemecatan Honorer di Momen Pilwako, Berbuntut Panjang

RadarGorontalo.com – Pemecatan sejumlah tenaga honorer di lingkungan Pemkot Gorontalo, menuai banyak tanggapan. Ada yang mengaitkan dengan politik, namun ada juga yang berpendapat, pemecatan terjadi pasti karena ada pelanggaran.

Terkait itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Gorontalo, Drs. Ikhsan Hakim menegaskan, langkah yang diambil terkait sejumlah honorer itu sudah prosedural dan sesuai sesuai dengan perjanjian kontrak.

“Terkait pemberhentian tenaga honorer, tidak ada interfensi dari pihak lain, hanya saja bertepatan pada moment pilwako sehingga ada yang menterjemahkan bahwa ini adalah pelanggaran terkait dengan kegiatan politik, tetapi sesunggunya tidak seperti itu. Karena kami tidak mengcampur adukan antara rana aparatur dan politik,” tegasnya, Selasa (4/9).

Iksan pun memaparkan pelanggaran yang dilakukan para honorer hingga berbuntut pada pemecatan. Mulai dari tindakan indisipliner, seperti persoalan kehadiran hingga pakain.

Terkait pemecatan ini, sebelumnya Ketua Komisi C Dekot Gorontalo Hais Nusi sempat mengancam tidak akan membahas APBD 2019. Menurutnya, pemberhentian tersebut adalah pemberhentian secara sepihak.

“Ini harus ada penjelasan kenapa tenaga honorer yang ada harus di rumahkan, dan dipecat? Apalgi terinformasi bahwa honor yang dipecat harus membuat surat pernyataan mendukung seseorang, baru bisa dikembalikan jadi honorer ,”terang Hais.

Bahkan sampai adanya kejadian itu, sempat ada pernyataan tidak akan membahas APBDP, kalau misalnya tenaga honorer yang diberhentikan dikembalikan dan disertai dengan bukti yang kuat adanya pemberhentian.

“Terus terang saja, kita dari banggar sudah sepakat tidak akan membahas APBDP apabila honorer tersebut tidak dikembalikan. Kecuali ada bukti-bukti pemecatan yang mereka langgar misalnya kurang masuk kerja. Tetapi kalau hanya berdasarkan kecurigaan bersifat politis, itu jelas tidak bisa terima dengan akal sehat kami,”tegasnya. (tr-01/rg)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.