Pemanfaatan APBD Gorontalo, 7 Kasus Masuk KPK

 Wakil Ketua KPK RI Alexsander Maruwata, saat berada di Kantor Pemerintah Kota Gorontalo.(Foto : Abink/RG)
Wakil Ketua KPK RI Alexsander Maruwata, saat berada di Kantor Pemerintah Kota Gorontalo.(Foto : Abink/RG)

GORONTALO (RadarGorontalo.com) – 7 kasus dugaan korupsi, kini dikantongi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sayangnya, belum diketahui pasti kasus apa saja itu. Wakil Ketua KPK RI Alexander Marwata mengatakan kasus ini masih dalam penanganan pihak Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK RI.

“Kasus ini masih dibidang pengaduan masyarakat, nanti kalau ada bukti-bukti yang kuat akan ditelaah, dan jika ada temuan yang menguatkan, maka akan ditindak lanjuti,” terangnya ketika ditemui Radar Gorontalo, Senin, (09/05) usai melakukan pertemuan dengan Walikota Gorontalo, di Kantor Walikota. Ia juga menjelaskan, 7 kasus tersebut, semuanya terkait pemanfaatan APBD yang ada di pemerintah daerah se – Provinsi Gorontalo. Namun, lagi – lagi dia belum bisa merinci daerah mana saja yang berkaitan dengan 7 kasus tersebut. Dia menambahkan, meski KPK telah menerima pengaduan, jika ada diantara ke tujuh kasus ini sementara dan telah ditangani penegak hukum Gorontalo, maka KPK tidak akan mencampurinya. Namun jika nantinya ada diantara 7 kasus ini tidak mampu diproses oleh penegak hukum di Gorontalo, besar kemungkinan akan diambil alih oleh KPK. “Jika kasus yang ditangani penegak hukum Gorontalo telah usai, maka KPK tinggal melakukan supervisi, sampai dimana penanganan kasus tersebut,” tuturnya.

Sementara itu di tahun 2014 lalu, KPK melalui bagian pemberantasan pernah menyapaikan bahwa aduan/laporan dugaan korupsi yang masuk ke KPK dari Gorontalo mencapai 112 laporan. Namun pada waktu itu menurut KPK hanya 12 laporan yang memenuhi persyaratan untuk bisa mereka tindaklanjuti. (rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.