Pelayanan Lion Air Dikeluhkan

Keluarga Adriyanto berjam jam terlunta lunta dibandara Soekarno-Hatta

Alasan Pengurangan, Penumpang Terlantar di Bandara

RadarGorontalo.com – Penumpang kembali mengeluhkan pelayanan maskapai penerbangan Lion Air, rute Jakarta – Gorontalo. Pasalnya, tanpa alasan jelas, penumpang asal Gorontalo harus terlunta-lunta di bandara, padahal sudah datang 2 jam sebelum chek in. Sudah begitu, tak ada kompensasi apapun dari pihak maskapai. Anehnya lagi, alasan yang disampaikan, gara-gara ada pengurangan jumlah penumpang.

“ Sabtu (17-12) kami sekeluarga, berjumlah lima orang memesan tiket via traveloka. Untuk penerbangan Senin (19/12) dengan tujuan Jakarta-Gorontalo. Kamipun mendapatkan tiket untuk 5 orang 1.Adriyanto (suami )2. Herlina Ali (istri) Aqiila (7),Aldifa 3,8 th, Alifiandra (1 thn 10 bln). Tertera di tiket waktu berangkat jam 13.30 waktu Jakarta dengan pesawat Lion Air JT-892. Senin (19/12) kurang lebih pukul 11.20 wita, saya dan keluarga sudah dibandara dan antrie untuk chek in. Tiba di muka loket, petugas chek in, saya menyerahkan tiket, bahkan petugas sempat meminta KTP, dan menanyakan jumlah yang akan berangkat. Sayapun menjawab, 5 orang, suami istri dan 3 orang yang masih kecil,” ujar Herlina yang didampingi suaminya Adriyanto.

Kurang semenit, tiba tiba staf laki laki Lion air mengatakan kalau mereka belum bisa berangkat. Dengan alasan ada pengurangan kapasitas pesawat, dari 200 sekian sheet tinggal menjadi 180 sheet. Jelas saya protes. “ Saya tidak terlambat, pesawat tidak delay karena factor cuaca atau kendala lain. Pengurangan sheet itu bukan masalah penumpang, itu masalah internal Lion Air, yang mestinya harus mengatasi hal itu dari awal. Saat itu saya protes, jika penumpang lion lainnya bisa berangkat, kenapa kami yang dipilih untuk tidak berangkat,’ ujar Herlina Ali.

Tidak mau berdebat panjang. Saya minta solusi dari pihak krue lion agar bisa diberangkatkan, mengigat saya bersama anak anak yang masih kecil. “ Krue Lion Air menawarkan untuk pindah ke maskapai Batik Air yang akan berangkat Selasa (20/12) pukul 00.55 dan tiba di Gorontalo pukul 06.00 . Berarti kami harus menunggu kurang lebih 12 jam. “ kamipun menerima solusi tersebut.walaupun dengan rasa tidak puas,’ ujar Herlina. “ Namun dua jam kemudian, krue lion itu datang lagi, dan mengatakan kami tidak bisa berangkat dengan batik air pukul 00.55 wita dengan alasan sudah full. Lalu dengan entengnya, ia mengatakan untuk menunggu penerbangan 05.00 subuh.

“ Jelas saya protes, saya minta bertemu langsung dengan manager mereka. Saya tidak bisa menahan amarah lagi, saya memaksa harus berangkat mala mini. Akhirnya, setelah beberapa saat kemudian, kami diinformasikan diberangkatkan dengan pesawat batik air pukul 21.35 –tiba di Makassar pukul 00.55 wita. Di Makassar kamipun harus menunggu kurang lebih 4 jam, karena pesawat Makassar-Gorontalo berangkat jam 04.30 dan tiba di Gorontalo pukul 06.00 wita . Belakangan baru saya tahu, ada puluhan penumpang tujuan Gorontalo yang senasib dengan kami. Bahkan mereka diberangkatkan sekitar pukul 05.00 subuh.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, perwakilan Lion Air di Gorontalo saat coba dihubungi untuk dimintai konfirmasinya lewat nomor hp 085342112212, tersambung tapi tak diangkat. Upaya lewat pesan singkat pun tak dibalas. (rg-20)

Share

Comments

comments

One thought on “Pelayanan Lion Air Dikeluhkan

  • 25 December 2016 at 00:14
    Permalink

    memang ini lion dari dulu buanya masalah . seringkali membuat penumpang tertunta tunta

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.