PDIP Siap Antar Marten ke Pilwako, PD Beri dua Syarat

RadarGorontalo.com – Jika tak hati hati, Golkar bisa kehilangan kekuasaan di Kota Gorontalo. dan orang lain bisa mencuri kursi Walikota dengan memanfaatkan keributan di Golkar. Sampai sekarang ini belum ada yang bisa menyaingi keterpilihan Marten. Jika Marten maju dengan Golkar, sulit mengalahkan Golkar di Pilwako. Kecuali Marten maju dengan partai lain, maka Golkar bisa kehilangan muka di Pilwako.

Masalahnya, apakah Marten mau memenuhi syarat yang diajukan partai pendukungnya, terutama harus menjajadi kader. “Ingat. ada yang menunggu bola muntah,” kata seorang warga. Mesti diakui, sekarang ini posisi Marten sangat kuat dan kalau Golkar solid, maka sampai hari H nanti Marten akan sangat kokoh sekali.

Ketua DPC PDIP sangat tidak percaya kalau Golkar tak mencalonkan Marten. “Mustahil itu, saya yakin sekali Golkar tetap calonkan Marten,” kata Ariston. Gonjang ganjing di Golkar, itu bagian dari strategi Golkar. Ditanya bagaimana kalau ternyata Marten memang tak didukung Golkar, apakah PDIP akan menerima Marten tanpa syarat ?

Menjawab pertanyaan itu, Ariston mengatakan, kalau memang Marten tak maju dengan Golkar, maka sangat baik kalau dia jadi kader PDIP. Tapi bisa juga, Marten tidak usah masuk PDIP, namun dengan syarat, dia (Marten,red) harus berkomitmen berbuat yang terbaik untuk rakyat. Beliau harus menjadi Walikota sesuai dengan apa yang menjadi cita cita PDIP, yakni pemimpin yang bersih dan pro rakyat.

Sementara itu Gusnar Ismail mengatakan, Marten harus mendapat ijin dari Golkar jika mau maju dengan Demokrat. Menurut Gusnar, meski Marten tidak dicalonkan Golkar tetapi dia tetap kader Golkar, kecuali Marten mau masuk Partai Demokrat. “bagus sekali kalau Marten mau jadi kader Demokrat,” kata Gusnar. Bisa saja Marten tak jadi kader, tetapi wakilnya harus dari kader Demokrat murni.

Sementara itu para pengamat politik di Gorontalo mengatakan, jika Marten punya pasangan yang punya dana maka dia sulit dikalahkan. para pengamat ini juga mengingatkan agar Golkar tidak mengulang kesalahan di Bonbol 10 tahun lalu, dimana Golkar tak merekomendasi Ismet Mile di Pilbup, akibatnya Golkar kalah di Pilbup dan juga terpuruk di Pileg. Dua Partai yakni PDK dan PKB menguasai Bonbol karena mendapat dukungan dari Ismet. (rg-51)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.