PDAM Didenda PLN, Nilainya…

 RadarGorontalo.com – Gara-gara kesalahan pemasangan kabel di meteran listrik, PDAM Kota Gorontalo harus menelan kerugian hingga Rp. 190 juta, akibat didenda oleh PLN.

Kata Direktur PDAM Isman Darise, kesalahan tersebut bermula ketika pihak teknisi PLN melakukan pemindahan meteran di Kantor PDAM Kota. Dan setelah dicek oleh pihak PLN sendiri, ternyata ada kesalahan yang terjadi di meteran listrik itu, sehingga jarum meteran listrik PDAM berjalan mundur. “Ini bukan keselahan kami, melainkan petuga PLN yang salah memasang kabel listrik di meteran listrik. Karena dari kelalain itu, kami dituntut harus membayar hampir Rp 200 juta,” terang Isman.

Sementara itu Humas PLN Gorontalo Saipul Djalil, ketika dikonfirmasi awak media ini atas kejadian itu, mengatakan pihaknya belum mengetahui dan belum menerima informasi itu. “Saya belum tahu kasus ini, nanti saya cek dulu,” Singkat Saipul sembari menutup telepon selularnya.

Menanggapi itu, Wakil Walikota Gorontalo dr. Budi Doku menyesalkan kejadian itu, dan PLN maupun PDAM wajib untuk mengusut siapa dalangnya. Penting, karena gara-gara meteran itu, PDAM harus didera kerugian ratusan juta. “Jangan sampai ada unsur kesengajaan,” tegas Budi Doku. Disisi lain, Budi Doku meminta pelayanan teknis di Kabila, dikembalikan ke posisi kantor awal, karena banyak aduan yang masuk ke mejanya.

Menanggapi itu, Isman Darise menjelaskan, alasan pemindahan pusat pelayanan teknisi dari Kantor awal ke wilayah Kabila, karena kondisi kantor PDAM yang ada di Kota sudah tidak memungkinkan. “Kantor PDAM yang ada di Kota, sangat kecil dan terbatas ruanganya, sehinga kami meminda pusat pelayanan teknis di Kabila,” tutur Isman.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *