Patriani : Ijazah Ryan Tak Diragukan

 

Patriani Paramita Mulia, SH, LLM.

RadarGorontalo.Com – “Tak ada sedikitpun keraguan legalitas ijazah kline saya. Kalau bukan Kedutaan Besar (Kedubes) Australia, yang melegalisir dan membenarkan ijazah itu, lalu siapa lagi. Selama ini tidak ada masalah dari penyelenggaraan Pemilu, mengenai dokumen palsu. Lalu bagaimana bisa, ada pasangan calon lain yang melaporkan klien saya, tentang adanya dokumen palsu. Dokumen mana yang dipalsukan,” Tegas Patriani Paramita Mulia, SH, LLM. Penasehat Hukum (PH) Pasangan Calon (Paslon) Marten dan Ryan, pada semua media saat menghadiri koferensi pers Rabu (21/03) kemarin di Ruang Loby Grand Q Hotel Kota Gorontalo.

Wanita lulusan Amerika Serikat New York University ini jelaskan, meski sudah memenangkan perkara tersebut di MA RI. Pihaknya bersedia dan siap, jika diperlukan oleh klinennya mengawal perkara pelanggaran kode etik, di DKPP RI.

“Kami pun bersedia jika diperlukan mengawal dan mendapingi dugaan kasus pencemaran nama baik klien kami. Yang dituding melakukan pemalsuan dokumen negara,” terang Patriani.

Secara rinci Patriani jelaskan, semua gugatan yang dilakukan pihaknya di MA RI, itu dikabulkan oleh majelis hakim. Karena sudah sesuai dengan pasal 51 ayat (1) PKPU nomor 3 tahun 2017. Dimana telah memenuhi syarat, untuk ditetapkan sebagai paslon Walikota dan Wakil Walikota.

“Pengesahan/legalisasi Ijazah Ryan F. Kono, oleh Keduataan Besar Australia sah, menuru hukum (rechtmatig). Karena dilakukan oleh lembaga yang diberikan kewenangan untuk itu berdasarkan peraturan perundang-undangan negara Australia (Conslar Fees Act 1955),” tutur Patriani.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.