Pasca Putusan Alih Dukungan, PPP Boalemo Terbelah

DAMAI saat menerima dukungan resmi dari PPP

RadarGorontalo.com – Sepertinya kader PPP belum satu suara, soal pindah dukungan dari pasangan PAHAM ke pasangan DAMAI. Pasca putusan itu bergulir, satu per satu protes disuarakan. Salah satunya datang dari Samsudin Hamu, Wakil Ketua Bidang Keorganisasian DPC PPP Kabupaten Boalemo, yang menganggap putusan itu improsedural.

Kepada RADAR Gorontalo, Samsudin menyesalkan tindakan yang diambil oleh Ketua DPC PPP Kabupaten Boalemo, yang mendukung salah satu pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Boalemo. Ia menyatakan bahwa keputusan itu inprosedural. Mengapa demikian, karena menurut Samsudin, untuk menentukan sikap dukungan kepada salah satu pasangan calon kepala daerah dalam Pilkada, ada aturan mainnya. Samsudin menjelaskan, DPC PPP merupakan bagian dari partai politik pengusung PAHAM.

Untuk mendukung pasangan lain, DPC PPP harus terlebih dahulu menyampaikan sikap untuk menarik dukungan terhadap pasangan PAHAM melalui tahapan rapat dengan partai pengusung lainnya. “Keputusan semacam ini, tidak sembarang. Harusnya Ketua DPC PPP terlebih dahulu menyampaikan sikap mencabut dukungan terhadap PAHAM melalui rapat yang digelar oleh Dewan Koalisi. Setelah itu, sikap yang diambil partai, dibahas kembali melalui rapat Pimpinan Harian (Pinhar) interen PPP yang melibatkan seluruh pengurus Pinhar DPC. Bukan langsung mencabut dukungan begini, dan beralih mendukung pasangan lainnya. Ini sangat inprosedural,” tegas Samsudin.

Politisi muda partai berlambang Ka’bah ini lantas mengaku sangat prihatin dengan apa yang dilakukan oleh Ketua DPC PPP ini. Pasalnya, PPP yang notabenenya merupakan partai politik berasaskan Islam, kini malah jadi bahan cercaan konstituen dan masyarakat Kabupaten Boalemo lantaran sikap pimpinan partai yang terkesan kurang bijaksana. “Marwah dan harga diri partai tergadaikan hanya karena persoalan kepentingan oknum-oknum pengurus partai,” tukas Samsudib.

Olehnya itu, Samsudin menghimbau kepada seluruh kader dan simpatisan PPP untuk tetap merapatkan barisan. “Mari satukan barisan. Kita lawan sikap tidak terpuji ini,” pungkas Samsudin yang akrab disapa Atox Safana. (RG-59)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *