Ming. Mei 26th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

PAN Rekom AD-CBD

3 min read

DPP Partai Amanat Nasional secara resmi tertulis merekomendasikan dukungan kepada Adhan Dambea dan Charles Budi Doku (AD-CBD) untuk maju di Pilwako

RadarGorontalo.com – Adhan Dambea dan Charles Budi Doku (AD-CBD) satu-satunya pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Gorontalo yang sangat siap menghadapi Pemilihan Walikota (Pilwako) tahun 2018 mendatang. Tidak hanya didukung masyarakat ditingkat kecamatan dan kelurahan yang kini terus terkonsolidasi melalui kegiatan sosialisasi pasangan calon AD-CBD.

Namun faktor lain yang menjadi kekuatan pasangan yang mengangkat tagline ‘Tertibkan’ ini adalah rekomendasi dukungan dari partai Koalisi. Salah satunya partai politik pendukung yang sudah mengeluarkan rekomendasi dukungan kepada pasangan AD-CBD adalah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) melalui surat nomor 088/Pilkada/X/2017 tentang rekomendasi nama calon di Pilkada yang ditandatangani ketua tim Pilkada DPP Pusat, Yandri Susanto yang juga ketua POK DPP PAN. Saat dikonfirmasi perihal surat rekomendasi itu.

Ketua tim Pilkada DPD PAN Kota Gorontalo, Yori Karim membenarkan. “iya benar, DPP PAN sudah mengeluarkan rekomendasi hanya untuk satu pasang calon yakni pasangan AD-CBD.” ungkapnya. Memang kata Yori, banyak calon yang mengikuti penjaringan di PAN, namun setelah melalui berbagai tahapan dan proses penelitian, akhirnya DPP PAN hanya merekomendasikan dukungan kepada AD-CBD sebagai pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Gorontalo periode 2018-2023. “saya ingatkan sekali lagi, DPP PAN hanya menerbitkan satu rekomendasi, tidak lebih. Dan satu-satunya rekomendasi yang diterbitkan DPP PAN adalah milik pasangan AD-CBD.” jelas Yori.

Kenapa harus AD-CBD? Yori mengaku hanya pasangan AD-CBD lebih intens membangun komunikasi dengan pengurus PAN, baik dari tim Pilkada ditingkat DPD sampai DPP PAN. Bahkan pasangan AD-CBD ini sudah bersilaturahim dengan Ketua Umum, Sekjen dan Ketua POK DPP PAN sekaligus ketua tim Pilkada. Selin itu, DPP PAN juga menilai hanya pasangan AD-CBD yang punya komitmen membangun serta memperkuat visi dan misi PAN menghadapi tahun politik, baik pada pemilihan legislatif maupun pemilihan Presiden.

Inikan baru sebatas rekomendasi, bukan Surat Keputusan (SK) yang menjadi syarat pencalonan? Yori Karim tidak menampik hal itu. Namun kata Yori, perlu diketahui bahwa rekomendasi yang ditertibkan DPP PAN inilah yang menjadi pintu keluarnya SK. Dan rekom ini pasti akan diganti dengan SK ketika pasangan AD-CBD mendaftar ke KPU. “tidak akan keluar SK tanpa didahului rekomendasi. Dan rekomendasi yang sudah dipegang pasangan AD-CBD ini nantinya akan diganti dengan SK dukungan DPP PAN yang ditanda tangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal untuk kemudian menjadi diserahkan ke KPU sebagai syarat pendaftaran pasangan AD-CBD.” tegasnya.

Ini kata Yori sama seperti pasangan Zainuddin Hasan-Adhan Dambea (ZIHAD) di Pilgub lalu. Sebelum menerima SK dukungan, ZIHAD terlebih dahulu memegang rekomendasi DPP PAN. “rekomendasi ini juga nanti yang akan digunakan AD-CBD untuk membangun komunikasi dengan partai koalisi.” ucapnya. Disisi lain, ketua DPD PAN Kota Gorontalo, Ramdan Datau juga membenarkan rekomendasi DPP PAN untuk pasangan AD-CBD. Ramdan mengaku salah satu pertimbangan DPP PAN mengeluarkan rekomendasi itu adalah hasil survey AD-CBD yang terus mengalami kenaikan. “memang harus diakui, sesuai hasil survey PAN dibulan Agustus, September sampai awal Oktober ini, tingkat popularitas atau keterkenalan, akseptabilitas atau keterterimaan dan elektabilitas keterpilihan pasangan AD-CBD terus mengalami peningkatan.” paparnya.

Sehingga itu, dengan terbitnya rekomendasi ini, maka semua mesin partai bergerak untuk mensosialisasikan dan memenangkan pasangan AD-CBD pada Pilwako 2018 mendatang. Sementara itu, informasi terbaru yang berkembang di internal Partai Gerindra menyebutkan bahwa surat dukungan DPP Gerindra untuk pasangan AD-CBD sudah ditanda tangani Sekretaris Jenderal dan selanjutnya menunggu tanda tangan Prabowo Subianto sebagai ketua umum DPP Gerindra.

Dengan demikian, maka bisa dipastikan ada 3 partai yang akan menjadi pengusung AD-CBD pada Pilwako 2018 mendatang yakni PAN, Gerindra dan HANURA yang keseluruhan memiliki 9 kursi di DPRD Kota Gorontalo. Dan ini sudah melebihi syarat kursi pencalonan yakni 5 kursi di legislatif. (rg-46)

Share

Tinggalkan Balasan