Paket MATAHARI Melawan, Berkas Sudah di PTTUN

Penyerahan berkas oleh tim advokasi hukum dari paket MATAHARI ke pihak PTTUN Makassar.

RadarGorontalo.Com – Rabu (28/02) kemarin, secara resmi tim advokasi hukum pasangan Marten dan Ryan, menyerahkan berkas banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Makassar. Ini menjadi bukti bahwa, pasangan dari paket MATAHARI benar-benar tak main-main. Menindak lanjuti ke pengadilan lebih tinggi, hasil putusan musyawarah sengketa Pilkada yang dikeluarkan Panwaslu Kota Gorontalo. Tentang permintaan terhadap KPU Kota Gorontalo, membatalkan pasangan MATAHARI sebagai peserta Pilwako tahun ini.

“Berkas yang kami ajukan banding, sudah diterima dan teregistrasi di PTTUN Makassar,” ujar Ketua Tim Advokasi Hukum Harson Abas, saat dihubungi terpisah melalui selular Rabu kemarin.

Harson menjelaskan, putusan sidang musyawarah penyelesaian sengketa pilkada tahun 2018 itu, menyalahi aturan. Karena, fakta persidangan yang terungkap, banyak yang diabaikan oleh pihak Panwaslu dan hal tersebut sangat merugikan pasangan Marten – Ryan, selaku pihak terkait. “Bukti yang terungkap persidangan malah tidak dijadikan sebagai bahan pertimbangan oleh Panwaslu,” kata Herson Abas.

Herson juga menambahkan, terkait pihak yang berwenang melakukan legalisir, itu multitafsir. Menurutnya, dokumen luar negeri bisa saja dilegalisir oleh perwakilan negara yang ada di Indonesia. “Tapi menurut panwaslu itu justru diabaikan dan menafsirkan sendiri. Ijazah milik Ryan Kono itu sekolahnya ada dan sudah diverifikasi oleh KPU, tapi tetap diabaikan oleh Panwaslu,” tegas Harson.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.