Oknum Polisi Tabrak Rombongan Pawai

Kendaraan korban
Kendaraan korban

RadarGorontalo.com – Diduga dalam pengaruh minuman beralkohol, oknum anggota Polri menabrak rombongan pawai Hijratul Rasul Minggu (02/10). 6 warga menjadi korban. Kabar terakhir hingga minggu (02/10) malam, 1 korban diinformasikan telah meninggal dunia.

Peristiwa tragis ini terjadi pas di kompleks Masjid Agung Baitur Rahman dan Menara Keagungan Limboto, Kelurahan Kayubulan Kecamatan Limboto. Selain menelan korban jiwa, oknum polisi berinisial Brigadir F.T ini, juga membuat 10 unit kendaraan bermotor rusak. Mobil yang dikendarai pelaku juga, rusak cukup parah dibagian depannya. Awal kejadian naas ini, sekitar pukul 06.05 Wita, lokasi sudah dipenuhi masyarakat baik itu peserta pawai maupun yang ingin menonton. Tiba – tiba dari arah jalan depan Bank BRI Cabang Limboto, mobil yang dikendarai oknum polisi itu melaju dan menabrak masyarakat serta puluhan kendaraan yang diparkir. Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP. Mosyan Nimith. SIK menjelaskan, sesuai penuturan dari pelaku, bahwa dirinya tertidur akibat sudah mengonsumsi miras semalam, sehingga tidak fokus dan hilang kendali ketika mengedari mobil itu. “Pelaku kaget ketika sudah menabrak kendaraan yang diparkir serta sejumlah masyarakat di lokasi kejadian,” ujar Kabid.

Dari kejadian itu tambah Kabid, selain enam korban yang saat telah dilarikan ke Rumah Sakit Dunda Limboto dan Rumah Sakit Aloe Saboe (RSAS) Kota, ada 10 unit kendaraan merupakan barang bukti dan sudah di amankan di Unit Laka Mapolres Gorontalo. Dan beberapa korban lakalantas yang sudah mendapatkan perawatan medis di RS M.M Dunda diantaranya, Ibrahim Ahmad (43) ASN Kantor Lurah Dutulanaa, Saiful Ajuna (50) ASN Kantor Lurah Hutuo, Efendi Kaaba (22) Tenaga Abdi RS. M. M. Dunda dan Widyawati Ibrahim (15) siswi SMK Negeri 2 Limboto. Sedangkan korban yang dirujuk ke RSAS Kota Gorontalo yakni, Saniyadin Umar (16) Siswi SMK N 2 Limboto, warga Desa Pone. “Korban ini merupakan rombongan yang tergabung pada Pawai Hijratul Rasul,” ungkap Kabid.

Kejadian tersebut juga membuat Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs, Hengkie Kaluara yang didampingi Kapolres Gorontalo, langsung meninjau lokasi kejadian dan menjenguk korban lakalantas tadi di RS M. M. Dunda. Kapolda langsung memerintahkan semua jajarannya, untuk mempersiapkan anggota, yang melaksanakan tugas di lapangan. “Saya minta perhatian untuk seluruh jajaran, selalu mempersiapkan anggota yang akan bertugas di lapangan, agar melakukan pengecekan kesiapannya baik phisik maupun kelengkapan. Dan diberikan arahan yang jelas sebelum melaksanakan tugas, agar kasus kecelakaan lalulintas itu tidak terjadi lagi,” ungkap Kabid, mengutip penegasan Kapolda.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Prof. Dr. Ir. Hi, Nelson Pomalingo, S.Pd. M.Pd, mengucapkan permohonan maaf pada korban dan keluarga korban. “Saya atas nama pemerintah daerah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh korban dan keluarga atas musibah ini dan insha Allah kejadian dan kealpaan seperti ini tidak akan terulang lagi,” ucap Bupati. Hingga tadi malam, informasi yang dihimpun awak media, korban atas nama Saniyadin Umar siswa 16 tahun SMK Negeri 2 Limboto meninggal di RSAS Kota Gorontalo. (rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *