Ngerii.. Pencari Bambu Hilang Ditelan Sungai Bone

    Kerumunan warga, saat ikut dalam pencarian korban hanyut, sekitar pukul 09.30 Wita, tadi pagi. (F.iki)

RadarGorontalo.com – Seorang pria warga Desa Bondauna Suwawa Selatan, hanyut terbawa arus d bendungan Alale. Pria yang diketahui bernama Khairul Usman (36) itu, hanyut terbawa arus Sungai Bone yang deras.

Menurut informasi sementara, Sabtu (1/5), pagi hari Khairul Usman bersama rekannya Tone, bermaksud mengambil bambu yang berada di hulu Sungai Bone. Untuk memudahkan pengangkutan, maka bambu-bambu yang telah ditebang itu, diikat hingga jadi rakit.

Awalnya medan yang dilalui tidak terlalu sulit. Posisinya, korban Khairul diatas rakit bambu, sembari ditarik oleh Tone rekannya. Namun, menurut pengalaman warga sekitar medan terberat adalah melintasi Bendung Alale.

Diduga, pada sebrang bendung inilah, tepatnya rakit korban tak bisa dikendalikan hingga akhirnya pecah.

Benar saja, saat melintas di bendungan, arus jadi bertambah deras. Alhasil, rakit makin susah dikendalikan. Rakit pun pecah, dan Khairul terhempas. Rekannya Tone, berhasil berenang ke tepian, sedangkan Khairul kondisinya tidak diketahui.

Hingga berita ini dilansir, pukul 11.45 Wita, pencarian masih terus dilakukan, tim dari Basarnas, TNI/Polri, Tagana hingga warga sekitar. Derasnya arus air, membuat tim pencari mengurungkan niat untuk menyelam, karena sangat berbahaya. Kendati demikian, penyisiran masih dilakukan hingga ke hilir sungai. (rg.com)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.