Narkoba Ancam Generasi Emas

Kepala BNNP Gorontalo bersama jajarana pejabat Forkopimda se Gorontalo ketika mengikuti jalan sehat ceria anti narkoba.
Kepala BNNP Gorontalo bersama jajarana pejabat Forkopimda se Gorontalo ketika mengikuti jalan sehat ceria anti narkoba.

Purwoko : Jangan Anggap Sepele

RadarGorontalo.com – Lem Ehabond, jamur, hingga pil penenang bahkan obat batuk, memang tak masuk dalam kategori narkoba berat. Tapi berangkat dari hal yang kecil, bukan tidak mungkin generasi muda saat ini, berujung di lembah hitam narkoba. Inilah yang menurut Kombes Purwoko Kepala BNNP Gorontalo, yang harus diperangi sejak dini. Orang tua dan masyarkat wajib berperan aktif.

Disela-sela kegiatan jalan sehat ceria, Minggu (18/9), Purwoko mengatakan, lem ehabond, jamur lainnya, jangan dianggap remeh. Memang, belum masuk kategori narkoba seperti sabu atau obat-obatan terlarang lainnya, tapi lem ehabond, obat penenang, obat batuk dan jamur, memberikan efek punya kesamaan dengan narkoba level atas, yakni sama-sama memberikan efek ketergantungan dan merusak tubuh hingga mengakibatkan kematian. “Jangan menganggap sepele.

Mungkin sekarang mereka hanya coba-coba, tapi nanti mereka bisa menjadi pengguna narkoba, bahkan pengedar. Kalau sudah seperti ini, sudah sulit. Narkoba pun akan merenggut generasi emas pemilik masa depan Gorontalo,” ungkapnya. “semua harus melibatkan diri dalam perang terhadap narkoba, tanpa terkecuali,” timpalnya lagi.

Sementara itu, kegiatan jalan sehat ceria anti narkoba yang digerlar Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo, kemarin itu diikuti ribuan peserta dari semua elemen masyarakat. Dan jajaran pejabat tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), berlangsung dengan sukses juga meriah. Di momen dalam rangkan perayaan Hari Anti Narkotika Internasional itu, BNNP sebagai tuan rumah yang berhajat, juga membagikan ratusan Doorprize termasuk uang tunai Rp 100 Juta untuk dua pemenang dalam undian kupon.

Kata Kepala BNNP Gorontalo Kombes Pol Purwoko Adi SIK, hadiah tersebut merupakan pemberian dari donatur dalam hal ini PT Jiwa Sraya Gorontalo, sebagai dana bantuan atas jaminan kesehatan atau kecelakaan terhadap pemenang. Dan Purwoko berharap, melalui kegiatan tersebut masyarakat juga andil dalam mensosialisasikan bahaya narkoba. (rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.