Naikkan Harga, Timbun Sembako Langsung Dipidana

AKBP Ary Doni Setiawan.

Polri Bentuk Satgas Pangan

RadarGorontalo.com – Sebuah tim dengan nama Satuan Tugas (Satgas) akan dibentuk. Tim ini bentuk sinergitas antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI dengan Mabes Polri, dengan tujuan menjaga lonjakan harga dan penimbunan sembilan bahan pokok (Sembako).

Polda Gorontalo langsung menindak lanjutinya bersama dengan seluruh Polres se – Gorontalo. Satgas ini juga bentuk antisipasi kedua instansi menjelang Bulan Ramadhan nanti, yang biasanya diwarnai dengan kenaikan harga hingga penimbunan. “Tim khusus itu namanya Satgas pangan, baik dibentuk di Polda Gorontalo dan Polres.

Dan penindakannya, mengarah ke pidana. Karena ada undang-undang pangan mengaturnya. Tentang larangan menimbun bahan makanan, yang bisa menimbulkan harga dipasaran naik,” ujar Kabid Humas.

Sinergitas juga dilakukan jajaran kepolisian dengan Bulog dan Kemendag RI. Intinya dari pihak Bulog pusat dan Kemendag RI, menyatakan stok untuk sembako di bulan ramadhan nanti, itu mencukupi sampai tiba lebaran nanti.

Antisipasi lain yang dilakukan tim gabungan tersebut, juga akan menggelar operasi pasar. Dan tugas dari Satgas pangan sendiri, melakukan koordinasi dengan instansi terkait lain dalam melalukan penindakan secara hukum.

Baik itu apabila spekulan-spekulan atau pengusaha, yang melakukan penyelewengan. “Seperti penimbunan, menaikkan harga yang tidak sesuai dengan di tetapkan Pemerintah Daerah (Pemda),” terang Kabid Humas.

Sementara itu, Kepala Bulog Divisi Regional Sulut-Gorontalo Taufan Akib mengatakan, telah melakukan persiapan untuk menstabilkan harga sembako. Soal stok, Bulog telah mempersiapkan 500 ton gula pasir yang dijual Rp. 12.500/kilogram.

Ini dilakukan, guna menekan lonjakan harga gula dipasaran, yang hingga kini masih dijual Rp. 13.000/kilogram. “Masyarakat bisa membeli gula yang kami persiapkan untuk Bulan Ramadhan sampai lebaran,” ungkapnya.

Lain lagi dengan upaya ketersediaan stok beras seperti disampaikan Kepala Bulog Subdriver Gorontalo Sjamsudin. Khusus untuk beras, pihaknya telah menyediakan beras medium dan premium. “Harga dari beras medium Rp. 8.100, sedangkan premium Rp. 9.000,” singkatnya. (rg-62)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *