Musyawarah Sengketa Pilkada Boalemo Alot

Musyawarah sengketa Pilkada Boalemo. (FOTO : ZUL/RG)
Musyawarah sengketa Pilkada Boalemo. (FOTO : ZUL/RG)

RadarGorontalo.com – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Boalemo menggelar Musyawarah Perdana dalam rangka penyelesaian sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Boalemo. Musyawarah yang digelar di Hotel Citra Ayu Tilamuta pada Rabu (2/11) itu, dipimpin langsung oleh Ketua Panwaslih Kabupaten Boalemo, Sukarman Rahim didampingi dua anggota Panwaslih Kabupaten Boalemo lainnya yakni, Mukri Kadji dan Yurika Rauf. Jalannya musyawarah sempat berjalan alot. Hingga akhirnya harus ditunda karena pihak pemohon dan termohon masih perlu melengkapi bukti-bukti yang berkaitan dengan sengketa.

Dalam musyawarah perdana Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) bertindak sebagai pemohon dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boalemo sebagai termohon. Musyawarah penyelesaian sengketa dengan nomor register 001/PS/GO.01/X/2016 tersebut mengagendakan pembacaan gugatan oleh pihak pemohon dan mendengarkan tanggapan dari pihak termohon.

Dalam gugatannya, pihak AMPD mempertanyakan keputusan KPU yang telah meloloskan pasangan Darwis Moridu dan Anas Jusuf sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Boalemo pada Pilkada 2017 mendatang. Mereka bersikukuh pasangan dengan akronim DAMAI tersebut harusnya tidak diloloskan atau terkategori TMS (Tidak Memenuhi Syarat). Dilain pihak, kubu termohon KPU Kabupaten Boalemo juga membacakan tanggapannya yang pada intinya menolak gugatan yang dilayangkan oleh pihak AMPD.

Usai melaksanakan musyawarah yang berjalan lebih dari dua jam tersebut, pimpinan musyawarah memutuskan untuk menunda pelaksanaan musyawarah tersebut pada Kamis (3/11), dengan agenda pemaparan bukti – bukti dari kedua belah pihak dan mendengarkan keterangan saksi.

Ketua Panwaslih Kabupaten Boalemo Sukarman Rahim yang ditemui usai memimpin musyawarah tersebut mengungkapkan, pihaknya akan melanjutkan sidang tersebut pada Kamis (3/11) dengan agenda penyampaian bukti dari kedua pihak dan juga mendengarkan keterangan saksi dari kedua pihak.” Musyawarah akan kita lanjutkan besok dengan agenda penyampaian bukti dan mendengarkan keterangan saksi,” ungkap Sukarman Rahim.

Sementara itu, kuasa hukum dari pihak AMPD, Zainudin Pedro mengungkapkan pihaknya akan mempersiapkan para saksi yang terdiri dari para saksi dan saksi ahli. Rencananya pihak AMPD juga akan menghadirkan saksi dari pihak Dinas Pendidiakan Kabupaten Boalemo selaku pihak terkait dalam sengketa pilkada tersebut. “Kita akan menghadirkan saksi maupun saksi ahli untuk memberikan keterangannya. Kita juga akan menghadirkan pihak dinas pendidikan sebagai saksi karena mereka juga sebagai pihak terkait,” tandas Zainudin. (RG-59)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *