Menkop-UKM Kucurkan Program Rp 135 Juta ke Boalemo

Menteri Koperasi dan UKM RI, A.A.G.N Puspayoga menyerahkan program KUR kepada kelompok UKM dan koperasi di Boalemo, kemarin. (FOTO : RONALD RAMPI/RG)
Menteri Koperasi dan UKM RI, A.A.G.N Puspayoga menyerahkan program KUR kepada kelompok UKM dan koperasi di Boalemo. (FOTO : RONALD RAMPI/RG)

RadarGorontalo.com – Menteri Koperasi dan UKM RI, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Boalemo, Minggu(23/10). Dalam kunjungan tersebut, Puspayoga menyerahkan program strategis bagi para pelaku usaha mikro dan koperasi di Kabupaten Boalemo. Program strategis yang diserahkan meliputiBadan Hukum Akta Koperasi dan Nomor Induk Koperasi (NIK) bagi Koperasi KSP Pelita, Koperasi Usaha Desa (KUD) Kesrat. Serta bantuan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sedianya bersumber dari tiga lembaga perbankan, yakni Bank BRI, Bank BNI dan Bank Mandiri.

Total dana KUR disebar Menteri Koperasi dan UKM RI tersebut sedikitnya berjumlah Rp 135 juta bagi empat orang masyarakat pelaku usaha di Kabupaten Boalemo. Masing-masing bantuan KUR dari Bank Mandiri sebanyak Rp 125 juta untuk dua orang pelaku usaha peternak ayam sebanyak Rp 100 juta dan Rp 25 juta. Sedangkan dana KUR dari Bank BNI diserahkan sebanyak Rp 10 juta untuk dua warga pelaku usaha di bidang perikanan dengan nilai masing-masing Rp 5 juta per orang. “Jadi untuk bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bukan menjadi program Kementerian Koperasi dan UKM RI. Itu hanya suntikan dana dari perbankan untuk menopang usaha rakyat. Sebab, untuk tahun ini kami dari Kementerian Koperasi dan UKM minim anggaran APBN untuk program,” jelas Puspayoga yang juga didampingi Deputi Produksi dan Pemasaran, I Wayan Dipta, serta Deputi Kelembagaan Meliadi Sembiring.

Ia menambahkan, program KUR dari lembaga perbankan secara nasional sudah mencapai kurang lebih Rp 100 triliun. Untuk Provinsi Gorontalo sendiri tercatat realisasinya mencapai diatas 90 persen. Program ini pun tak lain sebagai instruksi Presiden RI Bapak Jokowi dalam menumbuhkan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat yang merata di seluruh Indonesia. “Nah, berhubung pada kesempatan kunjungan saya ke Boalemo Provinsi Gorontalo turut dikawal Anggota DPR RI, Bapak Fadel Muhamad bersama Angota DPD RI Hana Hasanah maka saya mengharapkan sentuhan anggaran pada APBN untuk tahun mendatang. Sebab, dalam membangun ekonomi kerakyatan khususnya koperasi dan UKM tentu dibutuhkan peran semua pihak termasuk DPR RI. Sehingga kemajuan ekonomi melalui peran koperasi dan pelaku usaha mikro makin mandiri dengan kesejahteraan meningkat,” ucapnya.

Lebih lanjut Puspayoga turut menyampaikan, keberadaan koperasi dan UKM secara nasional sudah dilakukan pelayanan berbasis IT. Di mana, oleh Kementerian Koperasi pun mengadakan pemantauan melalui system online bagi koperasi yang sudah memiliki nomor induk. “Kalaupun ada koperasi tidak memiliki nomor induk maka itu akan dibubarkan,” tegasnya. Sementara itu, disela-sela kunjungan Menteri Koperasi dan UKM bersama para deputi usai dijamu Bupati Boalemo Rum Pagau bersama unsur Muspida langsung menyempatkan waktu melakukan kunjungan untuk bertemu masyarakat suku Bali tengah mendiami Desa Tri Rukun Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo. (RG-59)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *