Massa Pendukung ZIHAD Datangi Bawaslu

RadarGorontalo.com – Puluhan massa pendukung bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Zainudin Hasan – Adhan Dambea (ZIHAD), mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Gorontalo Senin, (3/10) malam untuk mempertanyakan perihal isu yang beredar bahwa bakal pasangan ZIHAD, direkomendasikan Bawaslu untuk dicoret dalam pertarungan Pilgub mendatang.

Bakal calon wakil Gubernur Adhan Dambea, saat diwawancarai menjelaskan informasi beredar dimana Bawaslu akan mengeluarkan rekomendasi pembatalan pasangan ZIHAD, sehingga pihaknya menyuruh beberapa orang untuk melakukan konsultasi dengan Bawaslu, sekaligus mempertanyakan perihal informasi itu dan apa masalahnya sampai akan direkomendasikan dicoret. “Diluar perhitungan saya jika akan banyak masa yang datang ke Bawaslu ini,” katanya sembari menambahkan, agar Bawaslu tetap indenpenden.

Sementara itu Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Haslina Said, mengatakan informasi yang berkembang diluar seperti apa yang disampaikan pendukung salah satu bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, tidak benar. Bawaslu kata dia, dalam mengeluarkan rekomendasi ke KPU Provinsi Gorontalo, tidak sembarangan. Namun kata Haslina, ada tiga aduan yang masuk di Bawaslu. Mengingat ini belum domainnnya Bawaslu, untuk melakukan verifikasi maka aduan masyarakat ini diserahkan ke KPU Provinsi Gorontalo, karena saat ini KPU membuka ruang tanggapan publik terkait dengan dokumen pasangan calon. “Sehingganya kami secara resmi menyurati KPU, menanggapi aduan yang masuk di Bawaslu. Persoalan ada informasi bahwa Bawaslu akan mengeluarkan rekomendasi pencoretan terhadap bakal pasangan calon ZIHAD, itu tidak benar. Bahkan sampai dengan saat ini Bawaslu, belum mengeluarkan rekomendasi terkait bakal pasangan calon,” tegasnya.

Dijelaskannya, sebelum ada penetapan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bawaslu belum bisa menerima aduan terkait pasangan calon, namun ketika sudah ada penetapan pencalonan barulah Bawaslu bisa menindaklanjuti aduan yang masuk untuk dilakukan klarifikasi. (rg-60)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *