Masa Kampanye Terlalu Panjang, Awas, Patah Modal

ilustrasi (Anwart/RG)

RadarGorontalo.com – Sejak awal sudah banyak yang ingatkan, maju di Pilkada harus punya nafas panjang. Jika tidak, bisa-bisa patah modal. Masa kampanye yang begitu panjang, membuat pasangan calon, harus menyediakan anggaran ekstra untuk membiayai seluruh kegiatan paslon. Konon ada paslon yang isi kantongnya sudah terkuras habis, padahal waktu kampanye masih ada 51 hari dari total 128 hari kampanye.

Berdasarkan pengalaman calon yang sudah melewati pilkada, hitungannya dalam satu titik kampenye dialogis saja, mereka harus menghabiskan uang paling rendah Rp. 15 juta. Itu didalamnya sudah termasuk, sewa tenda, sewa kursi, izin keramaian, biaya pengisi acara, hingga konsumsi undangan yang hadir, maksimal 500 orang. Dalam sehari ada dua titik yang harus diisi. Itu diluar mobilisasi tim sukses, hingga makan minum di jalan. Jika dirata-ratakan sehari satu titik saja, maka angkanya hampir menyentuh 2 M.

Itu bru biaya kampanye dialogis. belum lagi dengan kampanye monologis, yang dalam satu titik minimal bisa habis Rp. 200 juta. Dan kali ini, paslon diberikan kesempatan kampanye monologis lima kali.

Kenapa harus ada biaya ekstra, ? karena momen pilkada kali ini, akan melewati bulan Ramadhan. Tradisi zakati hingga THR, terbilang salah satu hal yang wajib dipenuhi para paslon. Belum jika ditambah dengan proposal yang masuk, untuk perayaan lebaran ketupat, dan proposal perbaikan masjid hingga bantuan sosial lainnya. Rasa-rasanya, modal Rp.10 miliar, bukanlah sebuah angka ideal yang mampu mencukupi seluruh biaya politik selama kampanye berlangsung.

Nah, biaya ekstra kedua harus disiapkan jika paslon ini menang. Karena pemenangnya, harus meladeni gugatan sampai ke mahkamah konstitusi. Sewa pengacara, tiket pergi pulang, biaya tinggal untuk tim dan saksi, hingga konsumsi selama beberapa pekan, bukanlah angka yang kecil. Ironisnya, biaya ekstra ini datang, saat amunisi sudah menipis. (rg-50)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.