Marten – Yanto, Koalisi Tanpa Syarat

MARTEN TAHA – FEDRIYANTO KONIYO

RadarGorontalo.com – Hanya butuh satu kursi, untuk membuat Golkar bisa usung pasangan sendiri di Pilwako. Partai Bulan Bintang (PBB) meyatakan kesiapan berkoalisi, tanpa ada syarat apapun. Bahkan konon, keinginan untuk memasangkan Marten Taha – Fedriyanto Koniyo, sudah dapat restu dari DPP PBB.

“Iya, kami dari Fraksi Bintang Indonesia Raya (BIR) dalam hal ini saya selaku pengurus pusat PBB, menyatakan putusan PBB Kota telah disetujui DPP,” ungkapnya. Dirinya pun membeber alasan kenapa PBB mau berkoalisi dengan Golkar, apalagi sampai mengusung petahana.

Menurutnya, setelah melihat apa yang terjadi dalam pemerintahan saat ini, telah memperlihatkan pertumbuhan yang sangat baik terhadap Kota Gorontalo. “Inilah yang menjadi dorongan kami untuk melanjutkan kembali hal-hal yang telah dirintis oleh pemerintahan yang sekarang,” tambahnya.

Tak ada syarat apapun yang dipatok PBB untuk berkoalisi. Namun kata Zul, pihaknya sepakat jika yang maju bertarung nanti, adalah Marten Taha dan Fedriyanto Koniyo. “Kita bukan melihat Golkarnya, kita melihat figur terbaik yang pantas memimpin kedepan, dan figur itu hanya ada pada Marten dan Yanto,” terangnya.

Sementara itu, Hais K. Nusi, selaku kader partai Golkar menyatakan, inilah hasil lobi lobi di tingkat parlemen. Dirinya mengaku ikhlas, jika Fedriyanto harus meninggalkan DPRD. Dengan catatan, boleh jadi Wakil, jika Walikotanya Marten Taha. “Yanto boleh jadi wakil kalau walikotanya Marten, diluar dari nama ini, kami tidak setuju, kecuali dia calon Walikota,” ungkap Hais.

Jika dua nama ini berhasil terwujud, bukan hanya PBB, tapi PDI-P juga secara tersirat akan berkoalisi. “Ini merupakan suatu penghormatan kepada Pak Fedriyanto yang memang sudah sukses memimpin DPRD selama 3 tahun. Rata-rata teman-teman di DPRD menilai demikian,” jelas Hais.

Jika tidak, kata Hais, kemungkinan tawaran koalisi ini akan jauh berbeda. Sebab, syarat yang diajukan PBB untuk bergabung adalah Fedriyanto Koniyo. “Itu yang mereka ungkapkan. Kemana pun Yanto berlabuh, PBB bakal ikut,” tutup Hais.

Hal senada juga disampaikan Hardi Sidiki Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Gorontalo. “Kami ingin Marten- Fedriyanto berpasangan dan sudah pasti kekuatan di pilgub kemarin, akan mengalir juga di Pilwako,” tegas Hardi.

Berbeda dengan Ariston Tilameo. Aleg Dekot dari Fraksi PDIP justru lebih ingin, Fedriyanto jadi wakilnya Tonny Junus. “Jadi kekuatan Tonny- Fedriyanto ini ada pada Syam Junus- Rusli Habibie untuk merestui keduanya bertarung nanti,” tegasnya. (rg-63/rg-54)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *