Lolos dari Maut, Saat Sibuk Siapkan Menu Buka Puasa

Kisah Keluarga Kades Rumbia 

Kondisi rumah Penjabat Kades Rumbia Yeri Otuluwa rusak parah akibat tertimpa pohon, kemarin. (istimewa)

RadarGorontalo.com – TAK pernah terbayangkan sebelumnya oleh Yeri Otuluwa (35), bahwa bencana akan menimpa dirinya bersama keluarga. Ya, Rabu(14/6)pagi sekira pukul 10.00 WITA sebuah pohon kapuk tumbang menimpa rumah yang ditempati penjabat Kepala Desa Rumbia Kecamatan Botumoito Kabupaten Boalemo ini. Wanita berparas cantik bersama sejumlah anggota keluarganya pun nyaris menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

RONALD RAMPI, Boalemo

HUJAN deras mengguyur wilayah Boalemo pada Rabu dinihari. Tak hanya membasahi tanah, hujan juga berlangsung hingga sore hari itu mengakibatkan beberapa titik daerah berslogan Damai Bertasbih ini terendam air. Pagi itu, personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo dan anggota Sabhara Polres Boalemo mulai disibukan dengan proses evakuasi.

Di pelosok Desa Rumbia, sebuah pohon kapuk tumbang. 3 pohon kelapa dan 1 pohon mangga yang ada disekitarnya pun turut roboh. Reruntuhan pepohonan itu menimpa 1 buah rumah yang dihuni oleh Penjabat Kepala Desa Rumbia, Yeri Otuluwa. Ironis memang, saat itu reruntuhan menghantam bagian dapur rumah hingga rata dengan tanah.

Saat awak RADAR Gorontalo mengunjungi lokasi kejadian, Kamis(15/6), masih ada sisa-sisa batang pohon berserakan. Bunda Yeri, sapaan akrabnya langsung menceritakan bagaimana kronologis kejadian hingga ia bersama anggota keluarga lainnya luput dari maut. Yeri menyebutkan, sesaat sebelum kejadian ia bersama sang ibu Sartin Buloto (50an), kedua adiknya Ratna Otuluwa (34) dan Rifka Otuluwa (22), sepupunya Rini (40) serta keponakan laki-lakinya Hafiz Maliki (9 bulan) sedang berada di dapur. “Kami sibuk mempersiapkan menu buka puasa acara safari ramadhan yang akan diselenggarakan Polsek Botumoito di Desa Rumbia,” ujar Yeri. Saat sibuk memasak, Yeri teringat Handphone miliknya di kamar tidur. Ia bergegas menjemput handphone itu. Melihat Yeri beranjak dari dapur, ibu dan adiknya Rifka turut serta mengikuti. Tiba-tiba terdengar suara teriakan sang ayah Busura Otuluwa (50an) dari arah belakang rumah. “Cepat keluar, ada pohon tumbang,” ucap Yeri menirukan terikan sang ayah. Saat bersamaan, Hadijah Buloto (45), bibi Yeri menerobos masuk ke rumah, dan menyelamatkan sang bayi, Hafiz. “Kami semua langsung berlarian ke luar rumah menyempatkan diri,” ungkap Yeri.

Saat diluar rumah, Yeri baru menyadari masih ada 2 anggota keluarga di dapur, yakni Ratna dan Rini. “Warga langsung mencari adik dan sepupu saya,” ucapnya. Proses pencarian pun berlangsun dramatis. Rini cepat ditemukan sebab ia berdiri bersandar di dinding. Sedangkan Ratna sulit ditemukan, karena kondisi tertimpa reruntuhan. Akhirnya Ratna pun ditemuka dalam kondisi tak sadarkan diri. “Setelah beberapa saat pingsan, alhamdulilah ia tersadar. Namun Ratna tak bisa duduk, karena tulang pahanya remuk,” sebut Yeri. Kedua korban pun langsung ditangani oleh ahli pengobatan tradisional.

Yeri pun mengaku bersyukur, karena ia bersama anggota keluarganya bisa selamat dari insiden tersebut. “Saya tak bisa bayangkan, bagaimana jadinya kalau kami semua masih berada di dapur. Alhamdulilah, Allah SWT masih memberikan keselamatan bagi kami sekeluarga,” tutup mantan personil Humas setda Boalemo ini. (###)

Berita Terkait

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *