Lokasi Tambang di Gorontalo Terindikasi Tercemar Logam Berat

RadarGorontalo.com – Setiap ada aktifitas pertambangan emas, ada kemungkinan terjadi pencemaran logam berat. Logam berat seperti mercury dan sianida yang masih sering digunakan ini, kata Prof. Dr. Rizald Max Rompas, M.Agr, kemungkinan besar menjadi pencemar di sekitar area pertambangan maupun sungai.
“Di Gorontalo, ada beberapa lokasi pertambangan yang sepertinya harus menjadi perhatian. Tahun kemarin, saya sempat menugaskan mahasiswa ke daerah tambang, kemudian aliran sungai. Dari hasil analisa, kandungan logam berat di sungai, masih sedikit, sementara di dekat lokasi pertambangan, tinggi,” beber Prof. Rizald yang diwawancara usai melakukan presentasi pada Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan yang digelar di UNG, Jum’at (06/10).

Pencemaran mercury (Hg) dan sianida ini, kata Prof. Rizald, ada kemungkinan disebabkan oleh kecerobohan. “Untuk bisa mendapatkan atau menarik biji emas, mercury dan sianida masih kerap digunakan. Bisa jadi karena kecerobohan, logam berat ini kemudian mencemari lingkungan. Tapi ada juga Hg yang muncul dari alam. Karena dibongkar, kandungan Hg-nya muncul ke permukaan,” katanya.

Dampak negatif bagi manusia, akan dirasakan baik dalam jangka waktu yang pendek, maupun jangka panjang. “Yang jelas, perlu ada kewaspadaan terhadap pencemaran Hg dan sianida ini. Hg, sifatnya bukan sebagai racun akut dan tapi punya dampak kronis. Begitu ada manusia terpapar Hg, akan mengakibatkan cacat pada keturunan berikutnya. Ini disebabkan oleh Hg menjadi penyebab terjadinya mutasi gen,” jelasnya. Berbeda dengan sianida, dampaknya jangka pendek dan bisa membuat manusia kolaps. “Manusia yang terkena sianida, memang terlihat nampak sehat, tapi bisa berakibat fatal,” jelas Prof. Rizald.

Sebelumnya, Prof. Rizald sempat ditanya soal titik pertambangan emas mana saja yang dinilai sudah tercemar logam berat. “Saya tidak ingat persis. Tapi yang jelas, ada tiga titik,” tandasnya.(rg-40)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *