Libatkan Para Perupa Handal, Panggung Apung Termegah di FPDL

Konsep panggung apung yang akan dibuat megah di kawasan Danau Limboto

RadarGorontalo.com – Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat merekomendasikan event Festival Pesona Danau Limboto tahun ini yang akan menyapa kita pada tanggal 20 hingga 25 September ini merupakan festival termegah. Alasan ini sangat masuk akal, selain FPDL ini masuk dalam calander tahun Kementrian, juga merupakan ajang untuk memperkenalkan budaya bangsa khususnya budaya Gorontalo.

Sehingga daerah ini bisa menarik wisatawan yang cinta kebudayaan. Karena inilah festival di kawasan Pentadio Resort ini akan dibuat megah. Untuk pembuatan panggung saja, Dinas pimpinan Haris Suparto Tome harus melibatkan para perupa handal Gorontalo yang tergabung dalam tim Riden Baruadi Gallery dengan beragam keunikan yang membungkus kawasan di sekitar Danau Limboto.

“Karena ingin heboh, pegelaran acaranya pun dirancang tak biasa, dimana penempatan spot panggung dirancang menyatu dengan alam. Panggung ukuran 40X50 dibuat dengan konsep mengapung di danau, berukuran jumbo dan bisa menampung berton-ton lighting, dan tata suara yang mengelegar, belum lagi akan ada 150 penari pada opening ceremonialnya” kata Kepala Dinas Pemuda Olah-raga dan Pariwisata Haris Tome.

Ini merupakan panggung terapung pertama yang terbesar pada tingkatan even festival budaya, dan panggung terapung ini merupakan panggung utama. Semua artis dan pengisi acara akan manggung di panggung terapung pada acara puncaknya yakni pada tanggal 20 dan 25 September nanti yang akan dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata serta dihadiri para kepala-kepala daerah di Indonesia, tukas Hartom sapaan akrab Haris Tome. Sekedar di ketahui selain menampilkan pertunjukan budaya, pameran seni, dan wisata, juga ada pameran dan penjualan karya seni yang dapat dinikmati dikawasan obyek wisata Pentadio Resort. (try)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.