Layanan “Probadut” Jadi Disertasi, Yusran Raih Gelar Doktor Bidang Administrasi Publik


DR Yusran Lapananda, SH, MH, saat dilantik dan dikukuhkan sebagai Doktor Bidang Administrasi Publik. Rektor UNG saat menyematkan toga Doktoral kepada Dr. Yusran Lapananda, SH, MH, usai Sidang Terbuka Promosi Doktor Bidang Administrasi Publik PPs UNG, Senin (08/10) kemarin

RadarGorontalo.com – Yusran Lapananda, SH, MH, resmi meraih gelar akademik Doktor bidang administrasi publik. Ini setelah Yusran dinyatakan lulus dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Gorotalo, Senin (08/10) kemarin. Yusran Lapananda dinyatakan lulus dengan Indeks Yudisium 3,69, dengan predikat Sangat Memuaskan.

Sebelumnya, pada Sidang Terbuka yang dipimpin Rektor UNG Prof. Dr. Syamsu Qamar Badu, M.Pd sebagai Ketua Sidang, Yusran yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Gorontalo ini, sempat mempertahankan disertasinya yang berjudul; Pengaruh Kebijakan Layanan “Probadut” dan Kompetensi Aparat terhadap Kualitas Pelayanan Publik Bidang Keuangan pada Badan Keuangan Kabupaten Gorontalo.

Dalam penyampaian garis-garis besar disertasinya di hadapan tim promotor dan penguji, Yusran menerangkan ikhawal Probadut yang merupakan akronim dari Prosedur Tepat, Berkas Lengkap, Dua Jam Cair, Tanpa Biaya dan Tanpa Pungutan. Probadut, katanya, lebih kepada upaya memberikan kepuasan dan kepastian hukum dalam pelayanan keuangan.

Dibagian lain pemaparannya, Yusran juga menerangkan tentang kualitas pelayanan publik bidang keuangan, yang juga perlu didukung oleh kompetensi aparat di Badan Keuangan Kabupaten Gorontalo. Di bagian akhir pelaksanaan Sidang Terbuka tersebut, Ketua Sidang kemudian membacakan Surat Keputusan Dewan Penguji tentang penetapan kelulusan Yusran Lapananda sebagai doktor bidang administrasi publik.

Apa yang akan dilakukan Yusran selanjutnya, setelah meraih gelar doktor ini?. Ditanya demikian, Yusran mengatakan, bahwa ia masih akan tetap eksis menulis. “Saya masih ingin menulis. Melahirkan buku-buku tentang hukum dan pemerintahan daerah, serta buku tentang administrasi publik,” kata Yusran. (rg-40)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.