Lagi, Rusli Tolak Pengadaan Mobil Dinas

Rusli Habibie

RadarGorontalo.com – Kesekian kalinya Rusli Habibie tolak pengadaan mobil dinas DM 1. Padahal mobil dinas yang kini ia gunakan Toyota Land Cruiser, merupakan mobil peninggalan Fadel Muhamad, yang sudah sering mogok.

Alasan Rusli sederhana, yakni penghematan, kalau hanya mobil ia masih bisa menggunakan mobil pribadinya. Rusli menjelaskan, ruang fiscal saat ini sangat minim, dan postur APBD tahun ini tidak pro rakyat di mana tahun tahun sebelumnya postur APBD Provinsi Gorontalo, rata rata dan hampir setiap tahun berada di 73 persen pro rakyat, untuk pembangunan.

Tapi untuk 2017 ini malah terbalik, di mana untuk belanja pegawai atau belanja rutin sudah 58 persen, sementara tinggal 42 persen untuk belanja publik. “Mengingat kita sangat butuh anggaran, lebih baik kita hapuskan dulu kita pending dulu pengadaan mobil dinas. Masih banyak program progam yang diminta rakyat, janji janji kami waktu kampanye itu belum terealisasi. Terakhir pengadaan mobil dinas itu tahun 2007, dan itu sudah tidak layak lagi jadi sudah kita hapus.

Nah, untuk sementara kami menggunakan mobil pribadi dulu sebagai mobil dinas atau kita sewa,” katanya. Ditegaskan pula, program program SKPD yang sampai sekarang belum dilelang, diharapkan dalam waktu 3 hari dari sekarang, paling lambat hari Senin nanti sudah selesai. “Kalau memang program itu tidak jalan dan tidak mungkin lagi untuk dilelang, maka saya relay saja. Dan saya alihkan ketempat lain. Seperti tahun lalu, kita bantu untuk kabupaten Gorontalo yaitu dari jalan Jembatan Telaga sampai ke Limboto.

Jadi tahun ini, kalau ada memungkinkan anggaran makannya kita lakukan pergeseran termasuk menghapus pengadaan mobil dinas, itu kita arahkan kepengadaan lampu jalan karena itu sangat penting,” kata Rusli. “Jadi saya minta benar benar kita gunakan anggaran untuk program kerakyatan, bukan untuk membiayai perjalanan dinas kesana kemari. Saya minta semuanya fokus di dalam daerah dulu,” kata Rusli usai rapat terbatas, kemarin. (rg-50)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *